Berita Tanahlaut

Pegawai Honorer Kabupaten Tanahlaut Siap-siap Ikut Seleksi P3K, Rekrutmen Mirip SKD & SKB CPNS 2018

mekanisme rekrutmen honorer Tanahlaut seperti seleksi CPNS 2018 yaitu seleksi kompetensi dasar (SKD) dan seleksi kompetensi bidang (SKB).

Pegawai Honorer Kabupaten Tanahlaut Siap-siap Ikut Seleksi P3K, Rekrutmen Mirip SKD & SKB CPNS 2018
Banjarmasinpost.co.id/Mukhtar Wahid
Inilah suasana pertemuan Forum Pendidik Tenaga Kependidikan Honorer (FPTKH) Kabupaten Tanahlaut mempertanyakan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja atau P3K di DPRD Kabupaten Tanahlaut, Senin (17/12/2018). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Pegawai honorer atau pegawai tidak tetap di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanahlaut sama jumlahnya dengan pengawai negeri sipil, totalnya sekitar 12 ribu orang.

Angka itu disebut Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Tanahlaut, Husein Irianta di ruang rapat utama DPRD Kabupaten Tanahlaut, Senin (27/12/2018).

Husein Irianta diminta pihak DPRD Tanahlaut untuk menjawab pertanyaan dari Forum Pendidik Tenaga Kependidikan Honorer (FPTKH) Kabupaten Tanahlaut terkait peraturan pemerintah tentang pegawai pemerintah nomor 49 Tahun 2018 tentang Manajemen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja atau P3K.

Baca: Hotman Paris Blak-blakan Belum Dibayar Dewi Perssik Terkait Kasus dengan Rosa Meldianti, Ternyata

Menurut Husein Irianta, permasalahan P3K belum diterapkan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanahlaut

Itu karena menunggu petunjuk teknis pelaksanaan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi serta surat peraturan Menteri Keuangan terkait pengkajian P3K.

Baca: Jelang Tahun Baru, Polsek Gambut Razia SPBU, Pertamina Mendukung, Hiswana Migas Malah Menyayangkan

Jika diterapkan, Husein Irianta menduga mekanisme rekrutmen seperti seleksi CPNS 2018 yaitu seleksi kompetensi dasar (SKD) dan seleksi kompetensi bidang (SKB).

"Soalnya gaji P3K sama atau setara gaji PNS. Hanya saja tidak dapat uang pensiunan," katanya.

Husein Irianta mengatakan kebutuhan pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanahlaut, jika sesuai analisa jabatan dan analisa beban kerja hanya memerlukan 6.900 pegawai negeri sipil.

Baca: Barito Putera Dipastikan Lepas 4 Pemain Asingnya, Hari Ini Raja Passing Berpamitan

"Saat ini sudah pegawai negerinya tercapai 5.200. Kekurangannya hanya 1.700 pegawai negeri sipil," katanya.

Menurutnya, apabila petunjuk teknis tentang P3K diterapkan, maka jumlah pengawai honorer sebanyak 6.642 orang, akan terseleksi sesuai persyaratan yang ditetapkan dalam peraturan teknis.

"Sementara ini, peraturan pemerintah nomor 49 Tahun 2018 itu belum disosialisasikan. Biasanya saya pasti diundang menghadiri seperti sosialiasi manajemen pengawai negeri sipil kemarin," katanya.

Baca: Syahrini Disebut Akan Gelar Pengajian Usai Kabar Lamaran dengan Reino Barack, Jelang Pernikahan?

Menurut Husein Irianta, khusus tenaga honorer di bidang pendidikan dan kependidikan, jumlahnya 1.842 orang. Ternyata angka itu berbeda dengan data FPTKH Kabupaten Tanahlaut yang hanya menyebut anggotanya 1.703 orang.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tanahlaut, Abdillah menyayangkan pengurus FPTKH Kabupaten Tanahlaut tak berdiskusi dengan pihaknya.

"Saya menyayangkan permasalahan P3K ini harus dibicarakan di DPRD Kabupaten Tanahlaut," katanya saat menghadiri pertemuan tersebut.

Abdillah berencana melakukan pendataan jumlah pasti tenaga pendidikan dan kependidikan di Kabupaten Tanahlaut sebelum berlakukan P3K. (banjarmasinpost.co.id/ Mukhtar Wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved