Berita Kabupaten Banjar

Seribu Lebih Warga Belum Terekam KTP Elektronik, Ini yang Dilakukan Disdukcapil Banjar

Pelayanan administrasi kependudukan di Kabupaten Banjar terus diintensifkan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) setempat.

Seribu Lebih Warga Belum Terekam KTP Elektronik, Ini yang Dilakukan Disdukcapil Banjar
DUKCAPIL BANJAR untuk Banjarmasinpost.co.id
Warga pedalaman antusias mengikuti perekaman KTP elektronik keliling yang dilaksanakan petugas Dukcapil Banjar, beberapa waktu lalu. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Pelayanan administrasi kependudukan di Kabupaten Banjar terus diintensifkan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) setempat. Namun hingga menjelang tutup tahun, masih lumayan banyak warga yang belum memiliki kartu tanda penduduk (KTP) elektronik.

Data pada Dinas Dukcapil Banjar per akhir November 2018, tercatat 1.234 orang yang belum melakukan perekaman KTP elektronik (KTP el). "Kami terus menggencarkan imbauan melalui berbagai media seperti lewat radio maupun di koran, agar warga warga yang belum memiliki KTP el segera melakukan perekaman," ucap Ketua Dinas Dukcapil Banjar Azwar, Senin (17/12).

Apalagi dalam waktu dekat di negeri ini akan digelar pemilihan umum serentak pada 17 April 2019 mendatang. Sesuai ketentuan, masyarakat nerusia 23 tahun ke atas yang belum memiliki KTP el diberi batas waktu melakukan perekaman paling lambat 30 Desember 2018.

Baca: Hilda Vitria dan Billy Syahputra Kompak Serang Pengacara Kriss Hatta, Gara-Gara Hotman Paris?

Karena itu dalam upaya menyukseskan pesta demokrasi tersebut, hingha pada pengujung tahun 2018 ini pun pihaknya terus melakukan imbauan kepada masyarakat. "Tiap saat kami selalu mengimbau agar yang belum melakukan perekaman supaya secepatnya mendatangi kantor kecamatan di wilayah tempat tinggal atau datang langsung ke kantor Dukcapil Banjar di Martapura untuk melakukan perekaman," tandasnya.

Dikatakannya, ada beberapa kecamatan yang perlengkapan perekaman KTP el tak berfungsi. Di antaranya di Kecamatan Gambut, Martapura, dan Sungaitabuk. Dalam hal seperti ini, warga setempat bisa melakukan perekaman di kantor Dukcapil Banjar di Jalan Batuah, Martapura.

Baca: Hotman Paris Blak-blakan Belum Dibayar Dewi Perssik Terkait Kasus dengan Rosa Meldianti, Ternyata

Bagaimana dengan daerah terpencil? "Tak ada masalah karena semuanya telah tersedia perlengkapan perekaman KTP el di kantor kecamatan masing-masing dan masih dalam kondisi baik," sebut Azwar.

Meski begitu cukup banyak juga warga di pedalaman yang meminta perekaman dilaksanakan di desa. Pasalnya jarak dengan ibu kota kecamatan lumayan jauh dan kondisi jalan yang sulit dilewati sehingga menyita waktu, tenaga, dan biaya.

Contohnya di Desa Paramasanatas. Biaya transportasi menuju kantor camat mencapai Rp 300 ribu. Beberapa waktu lalu pihak desa setempat mengajukan usulan ke Dukcapil Banjar agar perekaman bisa dilaksanakan di kantor desa.

"Mengingat pertimbangan aksesibilitas yang sulit itu, usulan tersebut kami setujui dalam upaya membantu masyarakat. Lumayan banyak warga yang melakukan perekaman yakni sekitar 60 orang," tandas Azwar.

Baca: Jadwal Babak 16 Besar Liga Champions 2018/2019, MU vs PSG, Liverpool vs Munchen, Atletico vs Juve

Pelayanan perekaman keliling tersebut, lanjutnya, juga dilakukan pada 32 desa lainnya dari sejumlah kecamatan. Kegiatan seperti ini akan dilanjutkan pada tahun depan (2019).

Halaman
12
Penulis: Idda Royani
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved