Selebrita

Tak Lagi Gondrong, Hidup Baru Ki Joko Bodo Usai Tak Jadi Paranormal Hingga Menangis Depan Kabah

Tak Lagi Gondrong, Hidup Baru Ki Joko Bodo Usai Tak Jadi Paranormal Hingga Menangis Depan Kabah

Editor: Restudia
tribun bali
Penampilan baru Ki Joko Bodo 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Masih ingat dengan paranormal Ki Joko Bodo? Penampilannya kini telah berubah.

Agus Yulianto atau yang kita kenal dengan nama Ki Joko Bodo identik dengan rambut panjang yang terurai, lengkap dengan jenggot panjang kini berubah.

Ki Joko Bodo meninggalkan semua dunia mistik sebagai paranormal dan memilih jalan untuk bertaubat. Perjalanan spiritualnya dimulai ketika umrah dan melihat kabah.

Dilansir dari Tribun Seleb, ilmu andalan Ki Joko Bodo ialah "Ilmu Gendam Putih" yang selain dapat dipergunakan untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit, juga dapat dipergunakan sebagai alat komunikasi dengan makhluk halus.

Ribuan jin diklaim dimanfaatkan Ki Joko Bodo untuk menolong pasien mempercepat proses meraih keberuntungan, meraih pangkat dan jabatan, jodoh dengan suami kaya atau istri cantik.

Baca: Pesan Maia Estianty pada Irwan Mussry Ketika Berlibur Bersama Al Ghazali, Dul Jaelani & El Rumi

Baca: Hotman Paris Blak-blakan Belum Dibayar Dewi Perssik Terkait Kasus dengan Rosa Meldianti, Ternyata

Baca: Usai Sindiran Hotman Paris, Ada Bukti Baru Surat Pernyataan Menikah Hilda Vitria dan Kriss Hatta

Baca: Penilaian Ustadz Abdul Somad Soal Kepemimpinan Jokowi, Bahas Tentang Kampret dan Cebong

Ilmunya ini juga untuk upaya penyembuhan, melawan kebuntuan untuk tolak sial, pagar gaib untuk rumah, pabrik atau tempat usaha lainya, dan gangguan jahat berupa guna-guna seperti santet, teluh, dan lain sebagainya.

Namun lama tak terdengar kabar, Ki Joko Bodo ternyata memiliki tampilan yang berbeda.

Kini Joko Bodo tidak lagi memiliki rambut panjang dan berjanggut.

Ki Joko Bodo
Ki Joko Bodo (KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZES)

Dalam acara Hitam Putih, Ki Joko Bodo menceritakan alasan mengapa dirinya berubah penampilan.

Katanya tampilan barunya ini hanya lantaran Ki Joko Bodo ingin memiliki tampilan yang berbeda.

"Jadi aku ingin, semata-mata, mentang-mentang aku jadi paranormal aku harus rambutnya harus seperti itu juga (panjang), aku kan tidak bisa pakai pakaian seperti itu terus, maka kan penamilan seseorang itu harus dinamis," katanya kepada Deddy Corbuzier.

Ternyata Ki Joko Bodo sudah merubah penampilannya itu sejak tahun 2014 lalu loh.

"Semua orang kalau memang menjalankan ritual soal tobat, itu kan hubungan kita dengan Tuhan. Tapi kalau untuk profesi, untuk semua orang yang punya profesi sama aja sih (tetap menjadi paranormal)," tambahya.

Namun, Ki Joko Bodo mengaku sudah menyingkirkan sebagian dari benda mistisnya.

Benda-benda yang ia singkirkan seperti benda yang berbentuk ular atau makhluk hidup lainnya namun benda-benda kebudayaan seperti keris masih ia simpan.

"Yang dibuang kan yang ada gambar-gambarnya ular dan sebagainya, karena itu nggak boleh, tapi kalau benda-benda budaya kita masih kita ini (simpan). Ya keris, tapi asal jangan ada yang gambarnya ular, gambarnya orang dan sebagainya," begitu jelas Ki Joko Bodo kepada Deddy Corbuzier.

Ki Joko Bodo mengucapkan syahadat
Ki Joko Bodo mengucapkan syahadat (screenshot/youtube)

Kini Agus Yulianto alias Ki Joko Bodo meninggalkan pekerjaannya sebagai paranormal.

Padahal, dia sempat diakui sebagai satu di antara paranormal terbaik di Asia.

Segala koleksi yang berhubungan dengan hal-hal mistis untuk menjalankan praktiknya pun dihilangkan, antara lain lukisan dan keris.

Koleksinya itu telah dibakar.

Selain itu, saat dirinya tobat, Ki Joko Bodo mengalihfungsikan tempat selama ini yang digunakan sebagai tempat semedi menjadi masjid.

Keputusan untuk tobat diambil setelah menunaikan ibadah umrah.

Menangis di Depan Kabah

Saat melihat Kakbah, bintang film "Terowongan Casablanca" ini selalu menangis.

Itu dianggap sebagai pertanda dirinya meninggalkan segala kemaksiatan dan menjalankan segala perintah Allah.

Pada tayangan On The Spot yang disiarkan, Rabu (25/4/2018), Ki Joko Bodo blak-blakan tentang kehidupannya.

Saat bersujud di Tanah Suci, ia mengaku merasakan getaran sangat kuat, yang membuat tubuhnya seolah tersengat listrik.

Dari situ ia percaya bahwa Tuhan memang ada.

Imbas dari keputusannya itu, dia harus mengubah penampilannya secara drastis hingga dirinya menjadi sulit dikenali.

Penampilannya kini bersih dari rambut gendrong dan kumis serta janggut.

Dirinya pun mengaku alih pekerjaan menjadi pemandu perjalanan wisata rohani demi menafkahi diri dan keluarganya.

Penampilan baru Ki Joko Bodo
Penampilan baru Ki Joko Bodo (tribun bali)

Ki Joko Bodo dan Cerita Mistisnya

Ki Joko Bodo lahir pada tahun 1964.

Pada waktu lahirnya dia bersamaan dengan meletusnya gunung agung, mungkin itu hanyalah sesuatu yang kebetulan.

Dia di lahirkan di Singaraja, Bali.

Pada saat masa anak–anak Ki Joko Bodo bercita–cita ingin menjadi pemain film dan menjadi penyanyi.

Tapi itu hanyalah angan – angan Ki Joko Bodo waktu kecil dan harapan itu hanya bisa dilakukan dengan dia mengamen di Yogyakarta.

Pada waktu mudanya dia kuliah tapi tak jelas kuliahnya di mana, Ki Joko Bodo termasuk aktivis yang bersebrangan dengan pemerintah sehingga dia merasakan hal yang biasa keluar masuk penjara.

Tahun 1990an dia kuliah di Kota Yogyakarta.

Dari waktu kewaktu Ki Joko Bodo merasa kesulitan dalam membiayai kuliahnya lantas dia akhirnya menuju Jakarta untuk membiayai kuliahnya dan di Jakarta dia menjadi buruh kasar di pabrik baja.

Waktu berlalu nampaknya Ki Joko Bodo tidak mampu hidup terus – menerus di Jakarta dan akhirnya Ki Joko Bodo kembali ke Yogyakarta dan dia ikut mencalonkan dirinya menjadi lurah atau kepala desa.

Dalam proses menjadi kepala desa ternyata tidak mudah yang seperti dia bayangkan, dan Ki Joko Bodo mengikuti seleksi tahap demi tahap untuk menjadi kepala desa.

Katanya tahapan–tahapannya itu mbulet dan akhirnya Ki Joko Bodo tidak lolos dalam seleksi tersebut.

Ki Joko Bodo pernah mengaku ada beberapa perempuan yang pernah singgah di hatinya, salah satu dari perempuan itu adalah bernama Lusi yang disebut dengan cinta pertamanya.

Ki Joko Bodo sangat terpesona dengan keindahan apa yang ada di dalam diri perempuan.

Ki Joko Bodo mengucapkan syahadat
Ki Joko Bodo mengucapkan syahadat (screenshot/youtube)

Akan tetapi cinta pertamanya tersebut harus bertepuk sebelah tangan di tengah jalan dikarenakan  pada saat waktu itu Ki Joko Bodo melamar Lusi dan lamaran tersebut ditolak oleh orang tuanya Lusi.

Ki Joko Bodo melamar Lusi dengan 10 biji kelapa yang masih lengkap dan 15 kg beras, dan akhirnya di tolak mentah–mentah oleh orang tuanya dan Ki Joko Bodo juga ditendang.

Akhirnya Ki Joko Bodo berhasil menikahi perempuan yang bernama Daimah pada tahun 1996.

Ki Joko Bodo telah hidup dalam kemewahan. Setelah Ki Joko Bodo merasakan bosan dengan kehidupan duniawi dan akhirnya dia membuat moto hidupnya: “Carilah dunia, kemudian carilah Tuhan”. (*)

 Berita ini tayang di Nakita.

Sumber: Grid.ID
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved