Pilpres 2019

Elektabilitas Prabowo-Sandi Unggul di Madura, Elektabilitas Jokowi Belum Tembus 60 Persen Nasional

Elektabilitas Prabowo-Sandiaga Unggul di Madura, Elektabilitas Jokowi Belum Menembus 60 Persen Nasional

Elektabilitas Prabowo-Sandi Unggul di Madura, Elektabilitas Jokowi Belum Tembus 60 Persen Nasional
(KOMPAS.com/YOGA SUKMANA)
Dua pasangan capres dan cawapres, Joko Widodo-Maruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, menghadiri deklarasi kampanye damai, di kawasan Silang Monas, Jakarta Pusat, Minggu (23/9/2018). 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Elektabilitas Prabowo-Sandi Unggul di Madura, Elektabilitas Jokowi Belum menembus 60 Persen Nasional.

The Initiative Institute yang digelar 10-18 Oktober kepada 5.500 responden yang menyebar di 38 kabupaten dan kota di Jawa Timur, pada 5 bulan jelang pemungutan suara Pilpres 2019.

Pasangan nomor urut 02, Prabowo-Sandi itu hanya unggul atas pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin di Pulau Madura.

Sebaliknya, sejumlah lembaga survei menunjukkan tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja pemerintahan Jokowi mencapai 70 persen.

Baca: Ahmad Dhani Terancam Gagal Manggung Bersama Dewa 19 di Depan Menteri Malaysia, Minta Bantu Fadli Zon

Baca: Respons Prabowo Subianto Atas Tantangan La Nyalla Jadi Imam Salat

Baca: Elektabilitas Prabowo-Sandiaga Unggul di Madura Atas Jokowi-Maruf Kata Survei Jelang Pilpres 2019

Baca: Fadli Zon Bela Prabowo Subianto yang Ditantang La Nyalla Jadi Imam Sholat, Yunarto Bertanya

Baca: Respons Ahmad Dhani Dengar Kabar Maia Estianty Hamil Usai Dinikahi Irwan Mussry, Sebut Nasibnya

Baca: Luna Maya Lontarkan Sindiran Mantan Menikah Pada Yuki Kato, Rencana Reino Barack dan Syahrini?

Namun, hingga kini elektabilitas Calon presiden nomro urut 01 Jokowi belum menembus 60 persen.

Hal itu diakui anggota Dewan Pengarah Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Pramono Anung.

Tingkat kepuasan masyarakat terhadap pemerintahan Jokowi belum berbanding lurus dengan elektabilitasnya.

"Sekarang ini undecided voter-nya masih lumayan sebenarnya, antara 10-12 persen. Nah angka itu kalau proposional dihitung mudah-mudahan akan mendekati dengan tingkat kepuasan yang ada," ujar Pramono usai menghadiri rapat koordinasi TKN, di kediaman Ketua Dewan Pengarah TKN, Jusuf Kalla, Kebayoran Baru, Jakarta, Senin (17/12/2018).

Tapi, dia optimistis tingkat kepuasan masyarakat terhadap pemerintahan Jokowi akan berbanding lurus dengan elektabilitas mantan Wali Kota Solo itu.

Pramono mengatakan, waktu yang tersisa selama 4 bulan ini masih cukup untuk meyakinkan mereka yang puas dengan kinerja Jokowi, tetapi belum memilihnya.

Halaman
123
Editor: Royan Naimi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved