Berita Batola

Pemkab Batola Cari Cara Agar Lampu Sollar Ceel Taman Tidak Dicuri Lagi

PEMKAB Batola terus mencari cara agar lampu taman ruang terbuka hijau Taman bekas SMPN 1 Marabahan Kabupaten Batola tak lagi disikat pencuri.

Pemkab Batola Cari Cara Agar Lampu Sollar Ceel Taman Tidak Dicuri Lagi
banjarmasinpost.co.id/edi nugroho
LAMPU taman bekas SMPN 1 Marabahan, Kabupaten Batola, diusik si tangan panjang. Sebanyak 13 sollar cell dari 25 lampu taman hilang dicuri. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Pemkab Batola terus mencari cara agar lampu taman ruang terbuka hijau Taman bekas SMPN 1 Marabahan Kabupaten Batola tak lagi disikat pencuri.

Bidang Tata Ruang dan Bina Konstruksi Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Batola, akan mencoba memasang memasang solar cell yang baterainya menyatu dengan solar panel seperti yang sudah di pasang di beberapa titik taman sekarang ini.

“Kalau solar cell yang baterainya menyatu dengan solar panel kan lebih aman.Ini akan kita coba. Mudah-mudahan bisa lebih aman,” kata Kabid Tata Ruang dan Bina Konstruksi Dinas PUPR Kabupaten Batola, Saraswati Dwi Putranti ST MT, Selasa (18/12/2018)

Menurut Saras, untuk baterai/aki lampu solar cell yang hilang di taman eks SMPN 1 Marabahan sudah dilaporkan ke Polsek Marabahan pada 15 November lalu.

Baca: Respons Ahmad Dhani Dengar Kabar Maia Estianty Hamil Usai Dinikahi Irwan Mussry, Sebut Nasibnya

Baca: Luna Maya Lontarkan Sindiran Mantan Menikah Pada Yuki Kato, Rencana Reino Barack dan Syahrini?

Baca: Respons Prabowo Subianto Atas Tantangan La Nyalla Jadi Imam Salat

Baca: Penilaian Ustadz Abdul Somad Soal Kepemimpinan Jokowi, Bahas Tentang Kampret dan Cebong

“Namun memang belum dutindaklanjuti karena surat laporan yang ada dibuat masih ada kekurangan data data sollar cell yang hilang,” tegas Saras.

Seperti diketahui, sebanyak 13 sollar cell lampu taman ruang terbuka hijau Taman bekas SMPN 1 Kabupaten Batola raib disikat pencuri. Kondisi membuat kawasan taman kebanggaan warga Kabupaten Batola tersebut saat ini menjadi gelap. Pemkab Batola pun tampaknya berbuat banyak terhadap kondisi aksi nekad maling di tengah Kota Marabahan tersebut.

Dari pantauan Bpost, dari 25 lampu taman Kota Marabahan dengan sistem sollar cell tersebut, ada 13 sollar cell atau baterai yang disikat maling. Caranya, pencuri membongkar besi engsel pengaman kotak penyimpan sollar cell dari lampu taman tersebut,

“Iya kemarin saya hitung baru enam buah sollar cell yang hilang. Oh yaa sekarang sudah 13 sollar cell yang hilang yaa,” kata Sekretaris Daerah Kabupaten Batola, Supriyono.

Supriyono menyatakan lampu-lampu taman Kota Marabahan, kebetulan berada di depan rumah dinasnya. Saat ini Pemkab Batola juga bingung cara kerja pencuri membobol besi atau kotak pengamanan dari penyimpanan sollar cell tersebut.

“Saya sudah lihat satu per satu engsel kotak penyimpanan sollar cell yang dibongkar maling,” katanya. (Banjarmasinpost.co.id/edi nugroho)

Penulis: Edi Nugroho
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved