Indikasi Bangkrut? Sriwijaya FC Obral Saham Usai Terdegradasi dari Liga 1 dan ke Liga 2 2019

Sriwijaya FC berencana mengobral sahamnya setelah terdegradasi dari Liga 1 ke Liga 2 2019.

Indikasi Bangkrut? Sriwijaya FC Obral Saham Usai Terdegradasi dari Liga 1 dan ke Liga 2 2019
NOVERTA SALYADI/BOLASPORT.COM
Striker Sriwijaya FC, Alberto Goncalves melakukan seleberasi setelah mencetak gol dalam pertandingan Liga 1 2017 di Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Sriwijaya FC berencana mengobral sahamnya setelah terdegradasi dari Liga 1 ke Liga 2 2019.

Manajemen Sriwijaya FC mengutarakan niatnya untuk menjual saham guna memudahkan timnya segera kembali ke kasta tertinggi Liga Indonesia musim depan.

Sriwijaya FC harus menelan pil pahit lantaran terdegradasi ke Liga 2 pada musim depan.

Skuat berjulukan Laskar Wong Kito itu mengakhiri kompetisi Liga 1 2018 di peringkat 17 klasemen dengan koleksi 39 poin.

Baca: Live Streaming Trans7 & Jadwal Mata Najwa PSSI Bisa Apa Jilid 2, Football Leaks Indonesia Hadir?

Baca: Livescore Hasil Real Madrid vs Kashima Antler di Semifinal Piala Dunia Antarklub 2018 Malam ini

Alhasil, Sriwijaya harus turun kasta bersama PSMS Medan dan Mitra Kukar yang juga berada di zona merah.

Kini, upaya besar harus dilakukan oleh SFC untuk kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Untuk memenuhi hasrat tersebut, manajemen SFC mengaku siap menjual saham demi kebaikan tim.

Direktur Utama PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM), Muddai Madang, mengungkapkan pihaknya tidak keberatan melepas saham di Sriwijaya FC.

"Tidak masalah (jual saham). Saya bersedia melepas semua saham kalau ada yang berminat. Bagi yang berminat silakan berkomunikasi langsung dengan kami," kata Muddai Madang dikutip dari laman resmi Liga 1.

PT SOM saat ini masih merasa terpukul dengan kegagalan SFC bertahan di Liga 1.

Mereka mengaku telah menggelontorkan banyak dana, tenaga, dan pikiran untuk menyelamatkan SFC, tetapi tak berhasil.

Tak ada indikasi mengenai kebangkrutan tim dari pihak manajemen.

Yang jelas, obral saham ini dimanfaatkan semata-mata untuk memudahkan SFC mengontrak pemain dan bisa berprestasi di Liga 2 2019.

Editor: Murhan
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved