Olahraga Kalsel

Kapolres Tanahlaut 'Garang' di Medan Offroad, Prestasinya Raih Juara Nasional

perwira Akpol 1998 ini adalah satu dari puluhan pembalap yang selalu menghiasai event balap Indonesia X-Treme Offroad Racing Championship 2018

Kapolres Tanahlaut 'Garang' di Medan Offroad, Prestasinya Raih Juara Nasional
Humas Polres Tanahlaut
Kapolres Tanahlaut AKBP Sentot Adi Dharmawan (baju hitam lengan pendek). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Mobil Offroad jenis Mobil UTV Can Am melaju dengan cepat dan debu pun berterbangan kala mobil ini menikung dengan kecepatan tinggi. Di jalur sebelahnya mobil serupa melaju juga dan mencoba untuk saling mendahului.

Tepuk tangan pun meriah kala kedua mobil sampai ke finish dan masing-masing mobil pun menuju tempat mereka untuk stand by.

Lalu, helm pengendara dibuka ternyata pengendara mobil offroad tersebut cukup dikenal publik.

Dia adalah Kapolres Tanahlaut AKBP Sentot Adi Dharmawan. Ya, perwira lulusan Akpol 1998 ini adalah satu dari puluhan pembalap yang selalu menghiasai event balap Indonesia X-Treme Offroad Racing Championship 2018.

Baca: 6 Fakta Jalan Raya Gubeng Surabaya Ambles 50 Meter, Pembangunan RS hingga Suara Gemuruh

Bahkan di seri terakhir atau 4 pada 8- 9 Desember 2018 di Sirkuit Citra Mitra City Banjarbaru dan secara umum ia berhasil menjadi juara Umum ke 3 Nasional dan dua kelas lainnya yakni juara 1 group G1, juara 1 kelas G1,2. Penyerahan IMI Award untuk Juara Nasional pun baru dilaksanakan di Balikpapan. Sabtu (15/12) 2018 bertepatan dengan Rakernas IMI.

Baca: UPDATE - Terungkap Detik-detik Jalan Gubeng Surabaya Ambles, Gempa Hingga Ada Teriakan Histeris

Padahal Sentot sendiri tak lama turun menjajal kemampuannya di olahraga keras dan memacu adrenaline ini meski waktu sebelum masuk akademi polisi ia biasa ikut road race motor.

Saat diajak berbincang, Kapolres yang terkenal religius namun garang saat di sirkuit ini mengakui ia memang mulai menyukai offroad sejak 2013 lalu kala menjabat sebagai Wakapolres Tanah Bumbu hingga sekarang.

Baca: UPDATE - VIDEO : Rekayasa Pengalihan Arus Lalu Lintas di Jalan Raya Gubeng Surabaya yang Ambles

"Memang sih dulu di jaman sekolah senang ikut road race motor, paka ya motor jenis bebek seperti chrystal lah dulu,' paparnya mengenang masanya dulu yanng membuat ia senang kecepatan.

Seiring waktu berlalu hingga menjadi anggota polisi hobi itu akhirnya kembali muncul namun ia mulai merambah offroad . Awalnya ia pun melihat-lihat orang tampil dan kemudian mencoba dan belajar secara otodidak.

Baginya tak ada kendala berarti beralih ke mobil atau offroad dan bahkan ia menilai naik mobil lebih nyaman karena keamanannya lebih terjamin.

"Mobil ya lebih safety, ada safety belt, helm, pengaman roll bar, hans untuk leher, dan sarung tangan," papar Sentot yang dalam 'beraksi' didampingi sang navigator Tri Budi alias John Uwi.

Halaman
123
Penulis: Irfani Rahman
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved