Berita Banjarmasin

Komisi III DPR RI Diskusi Bareng Mitra Kerja di Kalsel, Ini yang Jadi Perhatian Mereka

Komisi III DPR RI Diskusi Bareng Mitra Kerja di Kalsel, Ini yang Jadi Perhatian Mereka

Komisi III DPR RI Diskusi Bareng Mitra Kerja di Kalsel, Ini yang Jadi Perhatian Mereka
istimewa/ Dok Habib Aboe Bakar untuk BPost Group
Anggota Komisi III DPR RI Habib Aboe Bakar Alhabsyi melakukan kunjungan kerja (kunker ) ke Provinsi Kalimantan Selatan pada 18-19 Desember 2018. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Komisi III DPR RI melakukan kunjungan kerja (kunker ) ke Provinsi Kalimantan Selatan pada 18-19 Desember 2018.

Sejumlah mitra kerja Komisi III DPR RI di Kalsel seperti Kapolda, Kajati, BNP, Pengadilan Tinggi, Kanwil Kemenkum HAM beserta jajaran masing-masing dikumpulkan untuk berdiskusi bersama. Ini adalah bagian dari kerja pengawasan yang dilakukan oleh Komisi III.

Anggota Komisi III DPR RI Habib Aboe Bakar Alhabsyi dalam Kunker reses seperti ini juga melakukan pengawasan implementasi kerja lapangan dari mitra kerja.

"Kita melihat bagaimana eksekusi program yang telah disusun dalam Rencana Kerja Kementerian dan Lembaga. Selain itu kita juga banyak membahas kendala yang dialami oleh mitra kerja di lapangan. Hal itu menjadi catatan kami untuk perbaikan ke depan," ucap Legislator Dapil Kalsel itu.

Baca: Penjelasan Resmi Tri Rismaharini Soal Jalan Gubeng Ambles, Umumkan Pengalihan Arus

Berbagai masukan masyarakat dan kasus yang sedang menjadi perhatian publik juga didiskusikan dalam pertemuan antara Komisi III DPR RI dan mitra kerja di Kalsel.

"Misalkan saja, soal narkoba, dimana angka pengguna narkoba di Kalsel dinyatakan sudah hampir menyentuh 2 persen dari jumlah penduduk. Jumlah napi perkara narkoba yang mencapai 4 ribu orang, dan seribu diantaranya adalah pecandu. Tentu ini adalah tugas lintas sektor yang hrus dikerjakan oleh mitra Komisi III baik Polda, BNP, maupun Kanwil Kemenkumham Kalsel," terang dia.

Di kejaksaan juga kita lihat ada beberapa problem yang menjadi perhatian publik, misalkan saja naiknya jumlah perkara korpsi di Kalsel. Tahun ini setidaknya ada 77 perkara tipikor yang ditangani, ini cenderung naik, karena pada juni 2016 hingga juli 2017 mereka menangani 25 perkara.

"Dilihat dari sisi penindakan ini adalah capaian positif, namun jika dilihat dari sisi pencegahan tentunya ini merupakan catatan khusus yang harus diperhatikan," kata Habib Aboe Bakar.

Selain itu, kehadiran Komisi III DPR RI juga untuk menyampaikan duka atas wafatnya Bapak Aris Singgih Harsono, Ketua Pengadilan Negeri Banjarbaru yang tutup usia pada 30 nopember kemarin.

Baca: Sindiran Prabowo Soal Dana Kampanye Pilpres 2019 Dinilai Wajar, Riza : Petahana Bagi-bagi Proyek

"Saya mengapresiasi pengabdian beliau sebagai hakim, yang sempat roboh saat memimpin sidang pada tanggal 21 nopember yang lalu. Semoga amal ibadah beliau diterima Tuhan yang Maha Esa. Saya juga menyampaikan keprihatinan, atas apa yang menimpa Kadivpas Bapak Asep Syarifuddin, yang disiram air keras oleh pihak yang tidak bertanggung jawab," kata dia.

Apresiasi juga diberikan atas keberhasilan Polda Kalsel membongkar penyalahgunaan BBM bersubsidi jenis solar.

"Ini adalah kerja yang baik untuk menyelamatkan keuangan negara. saya juga sampaikan selamat atas dua penghargaan yang baru diperoleh Kanwil Kemenkum HAM Kalsel. Pertama penghargaan terbaik pertama Tahun 2018 selaku Anggota Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) kategori Kanwil. Kedua penghargaan sebagai Kanwil yang terbaik II atas Kinerja Pelaksanaan Anggaran Tahun Anggaran 2018," terang Habib Aboe Bakar Alhabsyi.

(banjarmasinpost.co/id/ rendy nicko)

Penulis: Rendy Nicko
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved