Mata Najwa

Manager Persibara Sebut Mafia Sepakbola Bernama Mr P di Mata Najwa 'PSSI Bisa Apa Jilid 2'

Manager Persibara Banjarnegara Sebut Mafia Sepakbola Bernama Mr P di Mata Najwa 'PSSI Bisa Apa Jilid 2'

Manager Persibara Sebut Mafia Sepakbola Bernama Mr P di Mata Najwa 'PSSI Bisa Apa Jilid 2'
(Instagram NajwaShihab)
Jadwal Mata Najwa PSSI Bisa Apa Jilid 2 Live Trans 7 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Manager Persibara, Lasmi Indaryani menjelaskan bahwa dirinya diiming-imingi kemenangan oleh mafia sepakbola bernama Mr P di acara Mata Najwa pada Rabu (19/12/2018).

Acara Mata Najwa 'PSSI Bisa Apa Jilid 2' disiarkan langsung live di Trans 7.

Lasmi turut hadir bersama ayahnya yang juga merupakan Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono di acara yang dibawakan oleh Najwa Shihab tersebut.

Dijelaskan, bahwa Lasmi kenal dengan Mr P dari seorang anggota EXCO PSSI, Johar Lin Eng.

Demi meraih kemenangan, diharuskan paling sedikit membayar 100 juta rupiah di setiap laganya.

Baca: SEDANG BERLANGSUNG! Live Streaming Trans 7 Mata Najwa PSSI Bisa Apa Jilid 2, Lawan Mafia Bola

Baca: Suara Pemilih NU & Muhammadiyah ke Jokowi Atau Prabowo di Pilpres 2019? Cek Hasil Surveinya

Baca: Angel Lelga Bongkar Ulah Vicky Prasetyo dan Keluarganya, Disebut Lakukan Pencurian Listrik

Najwa Shihab turut mempertanyakan apa motivasi Persibara memakai jasa mafia sepakbola.

"Motivasinya bahwa keinginan masyarakat untuk naik kasta itu harga mati," jelas Lasmi Indaryani.

Namun, ternyata mereka harus turut membayar biaya walaupun tidak menang di partai puncak.

Kecewa atas hasil itu, Lasmi beserta ayahnya membawa bukti-bukti berupa screenshoot, rekaman, dan daftar pengeluaran transaksi kepada mafia bola tersebut.

Dalam acara tersebut, tim Mata Najwa menghadirkan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) juga ada Kapolri Tito Karnavian dan Andi Darussalam Tabussala, Mantan Ketua Badan Liga Indonesia.

Acara tersebut kembali digelar lantaran permintaan netizen yang kurang puas atas tayangan di jilid pertama-nya.

Dari durasi yang kurang panjang hingga hal-hal yang belum terkuak dan diketahui publik terkait pengaturan skor.

Dilansir dari tribunjateng, sejumlah pihak menilai jika durasi tayangan di jilid pertama beberapa minggu silam sangat kurang untuk membongkar kebobrokan sepak bola serta PSSI.

Namun ternyata ketua PSSI beseta wakilnya tidak dapat hadir untuk turut berdiskusi di acara Mata Najwa.

(banjarmasinpost.co.id/Amirul Yusuf)

Penulis: Amirul Yusuf
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved