Elonomi dan Bisnis

Perkembangan UMKM Banjarmasin Dinilai Relatif Stabil

Sepanjang 2018 perkembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Banjarmasin dinilai relatif stabil.

Perkembangan UMKM Banjarmasin Dinilai Relatif Stabil
Heldawati untuk Banjarmasinpost.co.id
Heldawati, salah satu pelaku UMKM. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Sepanjang 2018 perkembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Banjarmasin dinilai relatif stabil.

Hal ini sebagaimana yang diungkapkan Kepala Dinas Koperasi UMKM dan Tenaga Kerja Kota Banjarmasin Eko Priyo, menurut dia hampir tidak ada gejolak yang berarti.

"Mungkin kendalanya dari segi mempertahankan eksistensi saja, artinya kalau ekonomi sedang turun bisnis UMKM ikut turun, begitu juga sebaliknya," ujarnya.

Untuk resolusi di 2019, pihaknya masih fokus pada pelatihan bagi wirausahawan baru. "Kalau untuk UMKM yang sudah ada tidak ada relokasi atau penataan, tapi fokusnya untuk berikan pelatihan wirausaha baru oleh pemerintah melalui tujuh SKPD," imbuhnya.

Baca: 6 Fakta Jalan Raya Gubeng Surabaya Ambles 50 Meter, Pembangunan RS hingga Suara Gemuruh

Baca: Kapolres Tanahlaut Garang di Medan Offroad, Prestasinya Raih Juara Nasional

Baca: Sikap Gisella Anastasia Usai Pengasuh Baru Gempita Berhenti, Mantan Gading Marten Panggil Koneng?

Ia menuturkan berbagai pelatihan sudah dilakukan mulai dari bidang jasa dan produksi semisal pembuatan kerupuk, dodol, manisan buah, dan lainnya.

"Kalau bidang jasa, sudah ada pelatihan tentang menjahit hingga bengkel sepeda motor, pokoknya sesuai bidang masing-masing," sebutnya.

Selama 2018, sekitar 1.700 orang calon pelaku UMKM sudah dilatih dari berbagai bidang dan saja. "Kalau yang betul-betul sudah menjadi usaha yang bagus, hanya berkisar separuhnya. Jadi 2019 akan lebih dimaksimalkan," katanya.

Soal jumlah UMKM yang terdata di tempatnya tahun 2016 yang ada di Banjarmasin berkisar sebanyak 34 ribu pelaku UMKM.

"Kalau tahun ini masih belum terdata, karena skalanya memang sangat besar. Tapi paling banyak usahanya sektor pedagang kelontong dan kuliner," tandasnya

(Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Maulana)

Penulis: M Maulana
Editor: Didik Trio
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved