Banjarbaru Berinovasi

Dinas Pendidikan Banjarbaru Perkuat Kegiatan Nonkurikuler Budi Pekerti dan Akhlak

Dinas pendidikan Banjarbaru Perkuat kegiatan non kurikuler Budi pekerti dan Akhlak

Dinas Pendidikan Banjarbaru Perkuat Kegiatan Nonkurikuler Budi Pekerti dan Akhlak
istimewa/ Humas Pemko Banjarbaru
Kesepakatan pelaksanaan pendidikan berkarakter ditandatangani wali kota Banjarbaru Nadjmi Adhani, didampingi Kepala Dinas Pendidikan Banjarbaru Rahmah Khairita. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Pelaksanaan penumbuhan Budi pekerti dan akhlak mulia melalui kegiatan non kurikuler pada satuan pendidikan lingkup dinas pendidikan kota Banjarbaru.

Hal itu telah dituangkan melalui surat dan disebar ke tiap sekolah oleh Dinas pendidikan kota Banjarbaru. " Pembiasaan di sekolah untuk karakter. Penanaman Karakter sudah sudah sebelum masuk kelas, Sebelum belajar dalam kelas, Sesudah belajar dalam kelas. Sudah saya sebar suratnya. Kepsek,

Guru dan pengawas juga harus lebih dahulu menunjukkan karakter yang baik supaya bisa menjadi contoh yang baik. Datang ke sekolah harus lebih pagi dari siswa, berpakaian yang rapi dan bersih, ucap Kepala Dinas Pendidikan Banjarbaru Rahmah Khairita.

Pelaksanaannya sejak sebelum pembelajaran dilaksanakan di luar kelas diantaranya seperti kegiatan sekolah memutar lagu-lagu wajib dan nasional atau lagu daerah yang bernuansa patriotik dan cinta tanah air, budaya senyum sapa, salam, selamat , sopan dan santun. daftar piket membersihkan dan merapikan ruang kelas, cuci tangan sebelum berbaris depan kelas.

Begitu salam kelas diantaranya membaca kitab suci sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing, nyanyikan lagu kebangsaan Indonesia raya. Setelah pembelajaran menyanyikan lagu daerah, Lagu wajib nasional maupun lagu terkini bernuansa patriotik dan cinta tanah air, berdoa dan penghormatan kepada guru.

Setelah pembelajaran semua peserta didik merapikan kembali meja kursi peralatan dan perlengkapan belajar, serta mematikan listrik di bawah pengawasan guru, "biasakan berjabat tangan dengan guru dan salat berjamaah," katanya.

Kegiatan mingguan diantaranya upacara bendera setiap hari Senin, olah fisik dan senam kesegaran jasmani minimal seminggu sekali kegiatan bersih lingkungan dan peserta didik juga melakukan pengawasan dan pemantauan terhadap menu makanan dan minuman yang memenuhi standar kesehatan di kantin sekolah.

Untuk kegiatan bulanan mengadakan kegiatan doa bersama dan kerja bakti di lingkungan sekolah. Juga dirumuskan kegiatan tahunan, bahkan insidental seperti pembiasaan upacara bendera merayakan hari besar nasional agama aksi sosial terus membiasakan penggunaan air listrik secara efisien berbagai kampanye kreatif buang sampah pada tempatnya dan budaya menabung. (*/AOL)

Penulis: Nia Kurniawan
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved