Berita Banjarmasin

Pendemo di Kantor PT PLN Area Banjarmasin Dilumpuhkan dengan Gas Air Mata

Para pendemo berseragam biru pun meringsek ke pagar betis barisan polisi. Bahkan sempat terjadi adu dorong antara pendemo dengan barisan polisi.

Pendemo di Kantor PT PLN Area Banjarmasin Dilumpuhkan dengan Gas Air Mata
banjarmasinpost.co.id/edi nugroho
Simulasi menghadapi demostran di kantor PT PLN Area Banjarmasin, Kamis (20/12/2018) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Pengendara lalu lintas di Jalan Lambung Mangkurat Banjarmasin, tampak bingung, Kamis (20/12/18). Soalnya, ada simulasi demo di halaman kantor PT PLN Area Banjarmasin, penuh keributan sekelompok orang dengan spanduk dan puluhan polisi yang menghadangnya. Para pendemo membentangkan spanduk tidak puas dengan pelayanan PLN.

Awalnya ada negosiasi para pendemo dengan pihak kepolisian. Namun negosiasi itu gagal.

Para pendemo berseragam biru pun meringsek ke pagar betis barisan polisi. Bahkan sempat terjadi adu dorong antara pendemo dengan barisan polisi. Akhirnya terjadi peristiwa anarkis. Pasukan pengendalian massa pun diturunian. Tak lama kemudian, para pendemo dibubarkan dengan semprotan dasyat mobil water canon milik polisi.

“Lari, ayo lari. Mata kita pedih,” teriak pendemo.

Baca: BREAKING NEWS : Dua Bocah Tewas Tenggelam di Bekas Galian Bumi Perkemahan Lemdikada Sungai Ulin

Baca: Ini Identitas 2 Bocah TK yang Tewas di Kolam 3 Meter Bekas Galian Bumi Perkemahan Lemdikada

Baca: Begini Kronologi 2 Bocah Tenggelam di Kolam Bekas Galian Bumi Perkemahan Lemdikada, Ini Kata Polisi

Abdul Basyit Kepala UP3 PT PLN Area Banjarmasin di lokasi simulasi menjelaskan salah satu poin dalam manajemen keselamatan kelistrikan, maka aparat PLN dituntut untut tanggap darurat. Salah satunya tanggap darurat jika terjadi demontrasi.

“Kita bekerjasama dengan pihak Polresta Banjarmasin, untuk melakukan simulasi demonstrasi agar pegawai kita siap menghadapi demontrasi,” katanya.

Dijelaskannya, PLN Area Banjarmasin menurunkan semua supervisor di tujuh rayon dan area untuk ikut dalam simulai demo ini, termasuk semua petugas pengamanan. Program simulasi ini dilaksanakan untuk menghadapi tahun politik yang cepat panas dan menghadapi natal.

Kasubdit 1 Dalmas Polresta Banjarmasin, Iptu Sutopo menjelaskan, untuk menangani pendemo, maka ada jalur penanganan unjuk rasa yang harus berpegang pada aturan. Tahapannya, dalmas damai dan jika diperlukan akan diturunkan pasukan dalmas lanjutan saat pengunjuk rasa mulai anarkis.

“Pendemo awalnya harus dihimbau, diberi peringatan, tembakan gas air mata, semprot gas air mata dan pasukan dengan tembakan gas air mata lanjutan agar pendemo menjauh dari objek yang dituju,” katanya. (banjarmasinpost.co.id/ogi)

Penulis: Edi Nugroho
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved