Berita Hulu Sungai Selatan

Razia Kepada Pengumpul Anakan Ikan di HSS Akan Dimaksimalkan

Dinas Perikanan Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) akan bertindak tegas kepada para pengumpul anakan ikan yang menjual dengan kapasitas besar.

Razia Kepada Pengumpul Anakan Ikan di HSS Akan Dimaksimalkan
banjarmasinpost.co.id/hari widodo
Beberapa PKL ini pun mengaku mendapatkan anakan ikan itu dari penangkap ikan di daerah Kurau, Tanah Laut.

BANJARMASIN POST.CO.ID, KANDANGAN - Dinas Perikanan Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) akan bertindak tegas kepada para pengumpul anakan ikan yang menjual dengan kapasitas besar.

Para pengepul anakan ikan air tawar bahkan menggunakan mobil pick up untuk menjual belikan anakkan ikan yang bernilai ekonomis seperti anakan ikan pepuyu dan haruan.

Kabid Perikanan Tangkap Dinas Perikanan HSS Ahmad Fatmadia Syah mengatakan pada tahun lalu para pengepul bahkan menjual anakan ikan hingga ke daerah Martapura, Banjarbaru hingga Banjarmasin.

"Kita akan kerjasama dengan Satpol PP untuk penegakan perda. Untuk razia penjual anakan ikan akan segera kita lakukan khususnya untuk para pengepul ikan," katanya, Kamis, (19/12/2018).

Pada tahun lalu masih dalam bentuk teguran, namun untuk tahun ini akan diterapkan tipiring bagi para pengepul anakan ikan bernilai ekonomis dan akan membuat surat pernyataan bila yang terkena razia.

Kasi Pengawasan dan Penegakan Hukum PPNS Dinas Perikanan HSS A Rizal menambahkan untuk ke depannya pihaknya akan melibatkan MUI Kabupaten HSS untuk ikut mensosialisasikan Perda Kabupaten HSS No 17 tahun 2005.

Pihaknya berharap dengan adanya himbauan dari MUI Kabupaten HSS, masyarakat semakin sadar dan mengerti dengan larangan mencari ikan baik dengan setrum, putas atau sejenisnya. Hingga adanya larangan mencari anakan ikan.
Secara terpisah, anakan ikan yang diperjualbelikan beragam harga. Dari tangan pertama dan tangan kedua berbeda harganya.

"Tiga takar ikan anakan harganya Rp 20 ribu," kata seorang penjual anakan ikan di wilayah Nagara.
Dia mengaku tidak mengetahui adanya larangan menjual anakan ikan. Menjual anakan ikan untuk menambah penghasilan dan memenuhi keperluan hidup

(banjarmasinpost.co.id/ aprianto)

Penulis: Aprianto
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved