Tsunami Terjang Pantai Anyer

Beredar Video Aktivitas Gunung Anak Krakatau Penyebab Tsunami Banten yang Sapu Band Seventeen

Beredar Video Aktivitas Gunung Anak Krakatau Penyebab Tsunami Banten yang Sapu Band Seventeen

Beredar Video Aktivitas Gunung Anak Krakatau Penyebab Tsunami Banten yang Sapu Band Seventeen
TWITTER
Anak Gunung Krakatau meletus sebayak 49 kali sepanjang Jumat (3/8/2018) pagi. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Beredar video aktivitas gunung anak Krakatau yang jadi penyebab terjadinya tsunami Banten di Selat Sunda, pada Sabtu (22/11/18) pukul 21.33 WIB.

Tsunami Banten akibat aktivitas gunung anak Krakatau juga jadi penyebab meninggalnya bassist dan manajer band Seventeen yang sedang manggung di Anyer. Sementara drummer dan gitaris band Seventeen masih dalam pencarian.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah menyampaikan secara resmi bahwa tsunami Banten telah terjadi dan menerjang beberapa wilayah pantai di Selat Sunda.

Dalam surat resminya, tsunami di Selat Sunda ini di antaranya menerjang pantai di Kabupaten Pandeglang, Serang, dan Lampung Selatan.

Baca: Mulan Jameela Infokan Keberadaan Istri Ifan Seventeen, Gitaris Jadi Korban Tewas Tsunami Banten

Baca: Ifan Seventeen Juga Saksikan Jenazah Komedian Aa Jimmy di Tepi Pantai Tersapu Tsunami Banten

Baca: Ifan Seventeen Sempat Lihat Gunung Anak Krakatau Sebelum Manggung, 62 Korban Tewas Tsunami Banten

Baca: Tangis Ifan Seventeen Terombang Ambing di Laut Temukan Jenazah Bassis, Manajer di Tsunami Banten

Baca: Sebelum Hilang Diterjang Tsunami Banten, Dylan Sahara dan Ifan Rayakan Ultah Pernikahan di Italia

Baca: Gitaris dan Drummer Band Seventeen Masih Dalam Pencarian, Ini Kronologi Tsunami Banten Versi BMKG

Baca: Postingan Terakhir Bani Seventeen Sebelum Tewas Diterjang Tsunami Banten, Firasat Kematian?

Baca: Video Band Seventeen Disapu Ombak Tsunami Banten Beredar, Teriak Ifan Seventeen Terdengar

Baca: Bassist Band Seventeen Dinyatakan Meninggal Dunia di Tsunami Banten, Ade Dora Kabari Kepergian Istri

Baca: Ifan Seventeen Menangis Istri Belum Ditemukan di Tsunami Banten Usia Kabar Band Seventeen Hilang

Tsunami terjadi Sabtu (22/12/2018) malam sekitar pukul 21.27 WIB.

Tsunami bukan dipicu oleh gempabumi. Tidak terdeteksi adanya aktivitas tektonik.

"Dalam surat resmi dari BMKG, kemungkinan tsunami terjadi akibat longsor bawah laut karena pengaruh dari erupsi Gunung Anak Krakatau," ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho dalam rilisnya, Minggu (23/12/2018).

Pada saat bersamaan terjadi gelombang pasang akibat pengaruh bulan purnama. Jadi ada kombinasi antara fenomena alam yaitu tsunami dan gelombang pasang.

Badan Geologi mendeteksi pada pukul 21.03 WIB Gunung Anak Krakatau erupsi kembali dan menyebabkan peralatan seismograf setempat rusak.

Namun seismik Stasiun Sertung merekam adanya getaran tremor terus menerus (tidak ada frekuensi tinggi yang mencurigaikan).

Halaman
1234
Editor: Restudia
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved