Berita Kabupaten Banjar

Jangan Lupa, Kontes Durian dan Gelar Buah Eksotik di Danau Tamiyang Mandikapau 22 Januari 2019

Pada 22 Januari 2019, digelar kontes durian dan Gelar Buah Eksotik di obyek wisata Danau Tamiyang Desa Mandikapau Barat Karangintan Kabupaten Banjar.

Jangan Lupa, Kontes Durian dan Gelar Buah Eksotik di Danau Tamiyang Mandikapau 22 Januari 2019
HO/Dinas TPH Banjar
Bupati Banjar, H Khalilurrahman dan Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura Kabupaten Banjar, M Fachry menikmati durian pada Kontes Durian tahun lalu. 

BANJARMASINPOST.CO.IDKabupaten Banjar merupakan kabupaten sentra produksi durian terbesar di Kalsel, tercatat ada enam kecamatan sebagai sentra produksi durian yakni Karangintan, Aranio, Pengaron, Sungaipinang, Sambungmakmur dan Simpangempat.

Pada 22 Januari 2019, digelar kontes durian dan Gelar Buah Eksotik di obyek wisata Danau Tamiyang Desa Mandikapau Barat Karangintan Kabupaten Banjar.

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Banjar, M Fachry mengatakan, saat ini sedang musim panen hingga sekitar Februari 2019 mendatang. Kontes Durian dan Gelar Buah Eksotik Banjar digelar 22 Januarai 2019 di Danau Tamiyang Desa Mandikapaubarat Kecamatan Karang Intan.

Dilaksanakan atas kerjasama Dinas TPH, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Dinas Kominfo dengan Pemerintahan Desa Mandikapaubarat.
Kegiatan ini dalam rangka upaya mencari varietas durian unggul lokal yang mungkin selanjutnya dapat didaftarkan ke Kementerian Pertanian dan sekaligus menjadi varietes unggul baru, menyusul beberapa varietes yang sudah menjadi varietes unggul nasional seperti Si Japang, Si Hijau dan Si Dodol.

M Fachry juga mengatakan, Kabupaten Banjar sudah ada Agrowisata Durian di Desa Bi'ih Kecamatan Karangintan yang tahun lalu sudah dicanangkan oleh Bupati Banjar, H Khalilurrahman dan juga disaksikan oleh Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor pada saat kontes durian tahun lalu.

“Jika ingin makan durian dengan sensasi beda datang saja ke Desa Bi'ih, karena makan duriannya langsung dibawah pohonnya, dijamin buahnya manis, tebal dan legit,” katq M Fachry, Minggu (23/12).

Disamping itu juga sekaligus dilaksanakan Gelar Buah Eksotik Banjar seperti Binjai, Kapul, Bundar, Gitaan, Ramania, dan lainnya yang merupapkan buah khas daerah Banjar dan diketahui saat ini sudah jarang ditemukan. Sehingga dengan event ini diharapkan dapat merangsang petani untuk melestarikan dan mengembangkannya, karena ini sebagai plasma nuftah daerah Banjar.

Selain itu kontes durian menurut M Fachry juga untuk mengharapkan dukungan dari Kementrian Pertanian dan Dinas Tanaman Pangan Hortikultura Provinsi Kalsel untuk dapat membantu pengembangan usahatani durian di Kabupaten Banjar. Karena secara agroklimat durian sangat sesuai dikembangkan dan secara ekonomis menguntungkan, sekaligus sebagai kawasan wisata agribisnis.

“Secara khusus Bupati Banjar sudah menyampaikan proposal ke Direktorat Jendral Hortikultura Kementan RI diterima oleh Direktur Buah dan Florikultura Pak Sarwo Edhy beserta jajarannya untuk minta dukungan dalam pengembangan usaha tani durian ini. Beliau menyambut gembira diadakan kontes ini dan akan hadir serta akan mendukung pengembangan usaha tani durian ini,” ujarnya.

Adapun memilih lokasi di obyek wisata Danau Tamiyang Kecamatan Karangintan adalah sekaligus lebih mengenalkan obyek wisata danau yang indah. Ada jembatan ditengahnya serta parkir luas dan jalan sudah aspal.

Terpisah Sekretaris Disbudpar Kabupaten Banjar, Aidi Hikmatullah mengatakan, untuk obyek wisata Danau Tamiyang di Desa Mandikapaubarat Kecamatan Karangintan ini masih dalam tahap pembinaan sumber daya manusia untuk pengelolaan kepariwisataannya. Pada 2019 mendatang, direncanakan ada bantuan untuk pembangunan fisik.(Banjarmasinpost.co.id/Hasby)

Penulis: Hasby
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved