Tsunami Terjang Pantai Anyer

Jumlah Korban Terjangan Tsunami di Pantai Anyer Diungkap BNPB, Sutopo : 20 Orang Meninggal

Jumlah Korban Terjangan Tsunami di Pantai Anyer Diungkap BNPB, Sutopo : 20 Orang Meninggal

Jumlah Korban Terjangan Tsunami di Pantai Anyer Diungkap BNPB, Sutopo : 20 Orang Meninggal
tribunnews.com
ilustrasi Tsunami 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Jumlah korban terdampak tsunami yang menerjang kawasan pantai di Selat Sunda, satu di antaranya Pantai Anyer diungkap Kepala Pusat Data dan Informasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho.

"Data sementara hingga Minggu (23/12/2018) pukul 04.30 WIB tercatat 20 orang meninggal dunia, 165 orang luka-luka, 2 orang hilang dan puluhan bangunan rusak. Data korban kemungkinan masih akan terus bertambah mengingat belum semua daerah terdampak di data," kata Sutopo dalam keterangan tertulisnya, Minggu pagi.

Sutopo memaparkan, jumlah korban tersebut terdapat di tiga wilayah yaitu, di Kabupaten Padenglang, Lampung Selatan dan Serang. Termasuk Pantai Anyer

Di Kabupaten Pandeglang daerah yang terdampak terdapat di Kecamatan Carita, Panimbang dan Sumur.

Baca: Band Seventeen Diduga Jadi Korban Terjangan Tsunami di Banten Jabar, Rian DMasiv : Mohon Doa

Baca: Hasil Akhir Juventus vs AS Roma Liga Italia 2018, Skor 1-0, Assist Ronaldo Berujung VAR

Baca: Hasil Akhir Manchester United vs Cardiff City Liga Inggris 2018, Skor 5-1, Solskjaer Menang Perdana

Baca: Aura Kasih Dikabarkan Menikah dengan Kekasihnya, Eryck Amaral, Keduanya Kompak Posting Begini

Baca: Jawaban Kekasih Billy Syahputra, Hilda Vitria Soal Kabar Pernah Hamil Anak Kriss Hatta

Data sementara di wilayah tersebut tercatat 14 orang meninggal dunia, 150 orang luka-luka, 43 rumah rusak berat, 9 unit hotel rusak berat dan puluhan kendaraan rusak.

"Daerah yang terdampak parah adalah permukiman dan wisata di Pantai Tanjung Lesung, Pantai Sumur, Pantai Teluk Lada, Pantai Panimbang, dan Pantai Carita," papar Sutopo.

Di Kabupaten Lampung Selatan terdapat tiga orang meninggal dunia dan 11 orang luka-luka.

Sedangkan di Kabupaten Serang terdapat tiga orang meninggal dunia, empat orang luka, dan dua orang hilang.

"Penanganan darurat masih terus dilakukan oleh BPBD bersama TNI, Polri, Basarnas, SKPD, Tagana, PMI, relawan dan masyarakat. Bantuan logistik disalurkan," ungkapnya.

Menurut Sutopo, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) masih menyelidiki guna mengetahui faktor penyebab tsunami ini.

Halaman
12
Editor: Rendy Nicko
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved