Liga 2 2019

Terlibat Match Fixing Lawan Kalteng Putra, PSMP Mojokerto Putra Dilarang Tampil di Liga 2 2019

Terlibat Match Fixing Lawan Kalteng Putra, PSMP Mojokerto Putra Dilarang Tampil di Liga 2 2019

Terlibat Match Fixing Lawan Kalteng Putra, PSMP Mojokerto Putra Dilarang Tampil di Liga 2 2019
instagram
Terlibat Match Fixing Lawan Kalteng Putra, PSMP Mojokerto Putra Dilarang Tampil di Liga 2 2019 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Terlibat pengaturan pertandingan (match-fixing) PSMP Mojokerto Putra dan salah satu pemainnya Krisna Adi Darma akhirnya mendapatkan hukuman dari Komite disiplin (komdis) PSSI.

Keduanya dijatuhi sanksi larangan tampil di Liga 2 2019 karena terlibat match-fixing.

Berdasarkan penyelidikan komite disiplin PSSI, PS Mojokerto (PSMP) terbukti melakukan praktik match-fixing pada Liga 2 2018, seperti dilansir Bpost Online dari Bolasport.

Akibatnya, komdis resmi menjatuhi sanksi bagi PSMP berupa larangan tampil di Liga 2 musim 2019.

Baca: Beredar Video Aktivitas Gunung Anak Krakatau Penyebab Tsunami Banten yang Sapu Band Seventeen

Baca: Gitaris dan Drummer Band Seventeen Masih Dalam Pencarian, Ini Kronologi Tsunami Banten Versi BMKG

Baca: Video Band Seventeen Disapu Ombak Tsunami Banten Beredar, Teriak Ifan Seventeen Terdengar

Baca: Postingan Terakhir Bani Seventeen Sebelum Tewas Diterjang Tsunami Banten, Firasat Kematian?

Baca: Bassist Band Seventeen Dinyatakan Meninggal Dunia di Tsunami Banten, Ade Dora Kabari Kepergian Istri

Baca: Ifan Seventeen Menangis Istri Belum Ditemukan di Tsunami Banten Usia Kabar Band Seventeen Hilang

Pemain PSMP, Krisna Adi Darma, dijatuhi larangan beraktivitas dalam kegiatan sepak bola di lingkungan PSSI seumur hidup.

Ketua Komite Disiplin, Asep Edwin, menuturkan bahwa PSMP terbukti melakukan match-fixing sebanyak empat kali.

Rinciannya, pada dua laga kontra Kalteng Putra pada 3 dan 9 November 2019, laga melawan Gresik United pada 29 September, dan versus Aceh United pada 29 September.

PSMP Mojokerto Vs PSIS Semarang
PSMP Mojokerto Vs PSIS Semarang (instagram)

"Kami memiliki bukti-bukti yang kuat dari sejumlah pelanggaran match-fixing yang dilakukan PS Mojokerto Putra," kata Asep Edwin dilansir BolaSport.com dari laman resmi PSSI.

"Demikian halnya dengan saudara Krisna Adi Darma. Karena itu merujuk kepada pasal 72 jo.pasal 141 Kode Disiplin PSSI, PS Mojokerto Putra dihukum larangan ikut serta dalam kompetisi tahun 2019 yang dilaksanakan PSSI dan Krisna Adi Darma dilarang beraktivitas dalam kegiatan sepak bola di lingkungan PSSI seumur hidup," ucapnya.

Khusus Krisna Adi Darma, komdis telah tiga kali memanggil sang pemain untuk membuktikan dugaan sengaja menggagalkan tendangan penalti pada laga kontra Aceh United.

Akan tetapi, Krisna Adi Darma mangkir dari panggilan komdis tersebut.

(banjarmasinpost.co.id/rahmadhani)

Penulis: Rahmadhani
Editor: Restudia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved