Kisah Buser Polres HST Hadapi Kejahatan

Makan dan Tidur Tak Teratur, Saat Ngejar Pelaku ke Luar Daerah Dianggap Refreshing

Makan dan tidur tak teratur, sudah menjadi risiko yang dijalani dengan iklas oleh anggota Buser Polres Hulu Sungai Tengah.

Makan dan Tidur Tak Teratur, Saat Ngejar Pelaku ke Luar Daerah Dianggap Refreshing
BUSER POLRES HST untuk banjarmasinpost.co.id
Tim Unit Buser Polres Hulu Sungai Tengah (HST) saat dipimpin Aipda Puryadi (bertopi). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Makan dan tidur tak teratur, sudah menjadi risiko yang dijalani dengan iklas oleh anggota Buser Polres Hulu Sungai Tengah. Masalahnya, tugas mereka tak hanya di wilayah HST. Kadang, juga harus keluar daerah, bahkan keluar pulau untuk mengejar tersangka, hingga berhasil membawanya pulang.

Aipda Puryadi, mantan Kanit Resmob Satreskrim Polres HST, yang baru saja dimutasi sebagai Kanit Propam mengatakan selain sering meninggalkan anak istri untuk tugas tersebut. Makan dan tidur punmenjadi tak teratur, karena kadang harus keluar daerah.

“Kadang secara mendadak mendapat informasi mengenai keberadaan tersangka yang sedang buron. Tak peduli tengah malam atau subuh, kami harus segera bergerak. Sebab jika lambat, bisa saja sudah berpindah tempat lagi,” tutur ayah dua putera yang masih sekolah SD ini. Puryadi dan anggota timnya menyatakan harus ikhlas dengan tugas tersebut.

Baca: Ada Pergolakan Batin, Jika Terpaksa Petugas Buser Harus Menembak dan Akhirnya Mati

Baca: Naluri Pengendus Kejahatan Sudah Terlatih, Anggota Buser Bisa Tahu Orang Jahat dari Gerak Geriknya

Baca: Aipda Puryadi Pernah Terpaksa Tinggalkan Anak Istri Saat di Pasar Saat Tugas Mendadak

Baca: Kisah Anggota Buser Polres HST Hadapi Kejahatan, Sering Dapat Ancaman Balas Dendam dari Tersangka

Sebab, jika dijadikan beban, terus kepikiran keluarga, kerjanya jadi tidak enjoy. Untuk itu, setiap ada tugas pengejaran tersangka keluar daerah, dijadikan sebagai kesempatan untuk refreshing ke daerah lain. “Jadi sambil kerja, anggap sambil jalan-jalan. Kadang senang jika ketemu teman satu angkatan saat pertama bergabung di Polri yang bertugas di daerah tujuan kami. Jadi bisa sambil silatutahin juga,”kata Puryadi.

Kini, belum seminggu dia mutasi sebagai Kanit Propam. Puryadi berharap, generasi penerus dia di Resmob lebih tangguh, dan punya dedikasi terhadap tugas serta bekerja dengan semangat. Menurutnya, dimanapun mengabdi, jika dilakukan dengan ikhlas, akanmenjadi ibadah dan bernilai kebaikan. Dengan ditempatkan di Propam Puryadi menyatakan, mungkin giliran dia punya waktuyang cukup buat keluarga.

Sementara, Brigadir M Jerriyanto, yang saat ini menjadi pejabat sementara Kanit Resmob, juga berharap ada regenerasi di unit Resmob, untuk memperkuat tim pemburu pelaku kejahatan tersebut. “Suatu kebahagiaan bagi kami, jika bisa memenuhi harapan masyarakat, khususnya keluarga korban ketika tersangka pelaku kejahatan tertangkap. Apalagi tersangka itu meresahkan masyakat,”pungkas Jeri. (banjarmasinpost.co.id/hanani)

Penulis: Hanani
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved