Yayasan Adaro Bangun Negeri

Program KREATIF Kampanyekan Pencegahan Narkoba dengan Cara Lebih Interaktif

Program KREATIF Kampanyekan Pencegahan Narkoba dengan Cara Lebih Interaktif

Program KREATIF Kampanyekan Pencegahan Narkoba dengan Cara Lebih Interaktif
istimewa/ Yayasan Adaro Bangun Negeri
Salah satu selingan sebagai penyegaran yang dilakukan selama kelas kreatif dijalankan 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Yayasan Adaro Bangun Negeri (YABN) terus berupaya mengkampanyekan pencegahan terhadap penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja, salah satunya dengan melaksanakan program KREATIF (Komunitas Remaja Sehat dan Inspiratif) dengan menyasar langsung pelajar di sejumlah sekolah SMP sederajat di kabupaten Tabalong dan Balangan.

Program sosialisasi yang sarat akan pengetahuan tentang bahaya penyalahgunaan narkoba dan perilaku berpotensi tertular HIV/AIDS ini dilaksanakan melalui pembelajaran di kelas dan dikemas dengan serangkaian games dan yel-yel yang menyenangkan bagi pelajar.

Yel-yel menjadi salah satu selingan sebagai penyegaran yang dilakukan selama kelas kreatif dijalankan
Yel-yel menjadi salah satu selingan sebagai penyegaran yang dilakukan selama kelas kreatif dijalankan (istimewa/ Yayasan Adaro Bangun Negeri)

Sejak tahun 2014 bersama dengan Tim Pusat Studi TB dan HIV Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran Bandung sebagai mitra program KREATIF menyusun modul dan memberikan pelatihan bagi sejumlah guru sekolah binaan untuk membekali guru dalam pembelajaran program di sekolah masing-masing.

“Tahun ini ada 16 sekolah yang terlibat secara langsung dalam pelaksanaan program di sekolah sebagai upaya pencegahan narkoba di kalangan pelajar, dengan metode pembelajaran yang interaktif, atraktif dan menarik diharapkan dapat mengedukasi pelajar dengan cara yang lebih menyenangkan,” ungkap Martina Jessica, Staf Bidang Kesehatan YABN.

Salah satu selingan sebagai penyegaran yang dilakukan selama kelas kreatif dijalankan
Salah satu selingan sebagai penyegaran yang dilakukan selama kelas kreatif dijalankan (istimewa/ Yayasan Adaro Bangun Negeri)

Untuk melengkapi seluruh aspek pembelajaran yang relevan tentang remaja, maka 12 bab dalam buku panduan yang diterapkan setiap sekolah membahas sejumlah topik, diantaranya siklus pubertas remaja, bahaya narkoba, internet dan remaja, HIV/AIDS hingga Komuniasi Asertif menjadi topik pembahasan menarik yang diajarkan di kelas.

Muhammad Apriansyah siswa asal SMPN 8 Tanjung mengaku senang setiap kali mengikuti pembelajaran KREATIF setiap minggunya.

“Tiap minggu kami hampir selalu tidak sabar untuk belajar program ini karena proses belajarnya menyenangkan banyak permainan dan yel-yel yang dilakukan jadi selalu semangat dalam pembelajaran, selain itu wawasan kami menjadi lebih banyak tentang bahaya narkoba dan HIV/AIDS,"ujarnya.

Salah satu selingan sebagai penyegaran yang dilakukan selama kelas kreatif dijalankan
Salah satu selingan sebagai penyegaran yang dilakukan selama kelas kreatif dijalankan (istimewa/ Yayasan Adaro Bangun Negeri)

Sebagai apresiasi pelaksana program KREATIF, YABN memberikan reward kepada sejumlah sekolah yang telah berkomitmen menjalankan program berupa support sarana dan prasarana pembelajaran di kelas untuk memberikan motivasi kepada sekolah agar selalu menjaga potensi terhindar dari narkoba melalui program KREATIF.

Program penanggulangan bahaya narkoba ini kemudian akan terus dikembangkan dengan menjangkau semakin banyak sekolah menengah lain sebagai sasaran utamanya.

Program ini dijalankan sebagai bentuk peran adaro dalam upaya untuk memberikan pemahaman tentang bahaya narkoba dan perilaku berpotensi tertular HIV/AIDS, sehingga mengurangi angka penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja dan menekan infeksi baru HIV/AIDS. (*/aol)

Penulis: Dony Usman
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved