Olahraga Kalsel

Haryadi Pimpin Offroader Banua, Jabat Pengda IOF Kalsel Periode 2018-2022

Pengurus Daerah (Pengda) Indonesia Offroader Federation (IOF) Kalsel mendapatkan ketua baru untuk periode 2018-2022.

Haryadi Pimpin Offroader Banua, Jabat Pengda IOF Kalsel Periode 2018-2022
Solikin untuk banjarmasinpost.co.id
Ketua Pengda IOF Kalsel Periode 2018-2022, Haryadi 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Pengurus Daerah (Pengda) Indonesia Offroader Federation (IOF) Kalsel mendapatkan ketua baru untuk periode 2018-2022.

Adapun ketua baru Pengda IOF Kalsel tersebut, adalah Haryadi yang terpilih saat dilaksanakannya Musyawarah Daerah (Musda) kedua, Pengda IOF Kalsel.

Musda yang memang merupakan amanat Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga untuk mendapatkan kepengurusan baru tersebut dilaksanakan di Grand Dafam Hotel Banjarbaru, pada Sabtu (22/12/18) dari pagi hingga sore.

Selama ini Pengda IOF Kalsel dipimpin Rudi Indrajaya untuk periode 2014-2018, sehubungan dengan berakhirnya kepengurusan yang ada maka dilaksanakannya Musda untuk mendapatkan pengurus baru.

Baca: Pemain Timnas Piala AFF 2010 Bakal Diperiksa, Terkait Kasus Pengaturan Skor

Baca: Evan Dimas Resmi Gabung Barito Putera, Tanggapan Jacksen F Tiago Ini Bikin Laskar Semangat

Baca: VIDEO Penampakan Erupsi Gunung Anak Krakatau, Terlihat Menyeramkan karena Disertai Petir Menyambar

Kegiatan musda kali ini diselenggarakan langsung oleh pengurus pengda dan untuk peaksanaan menunjuk club Jack’s dan club Skin Kalsel, disepakati sebagai ketua panitia adalah Muhammad Solikin selaku ketua Jack’s Kalsel.

Musda kedua IOF Kalsel ini, dihadiri 100 orang yang terdiri dari utusan delapan club offroad anggota IOF dan dua pengurus cabang serta lebih 10 club sebagai undangan yang belum menjadi anggota IOF berasal dari 12 kabupaten dan kota di Kalsel.

Awalnya muncul empat nama Calon Ketua di Musda kedua IOF Kalsel Tahun 2018. Keempatnya adalah Arifin Noor, Haryadi, Husairi Padlan dan Budiharto.

Namun ternyata dua nama terakhir mengundurkan diri dan memberikan kesempatan Arifin Noor dan Haryadi maju.

Ada delapan klub yang memiliki hak suara ditambah dua Suara dari Pengurus Cabang.

Kemudian Badan Pengawas IOF pusat sekaligus founder IOF Kalsel yakni Haji Giant pun menyarankan untuk mengutamakan musyawarah mufakat.

"Kalau bisa dilaksanakan dengan musyawarah mufakat, sehingga tak perlu lagi kita voting suara," ujar Haji Giant saat itu.

Halaman
12
Penulis: Frans
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved