Berita Banjarmasin

Hasil Otopsi Jenazah Suriansyah Warga Balangan, Ditemukan Luka Tusukan Sajam Tembus Perut

Korban ditemukan tak bernyawa, di Desa Haur Gading RT002 /001 Kecamatan BAU Kabupaten Hulu Sungai Tengah (tepatnya di dalam rumah) beberapa hari yang

Hasil Otopsi Jenazah Suriansyah Warga Balangan, Ditemukan Luka Tusukan Sajam Tembus Perut
tribunnews.com
ilustrasi mayat

BANJARMASINPOST.CO.ID - Masih ingat kasus kematian Suriansyah (41), warga Desa Sungai Pumpung, Kecamatan Awayan Kabupaten Balangan Kalsel.

Korban ditemukan tak bernyawa, di Desa Haur Gading RT002 /001 Kecamatan BAU Kabupaten Hulu Sungai Tengah (tepatnya di dalam rumah) beberapa hari yang lalu.

Otopsi dilakukan di RSUD Ulin Banjarmasin, Jalan A Yani Km 2 Banjarmasin, Kamis (27/12/2018) pagi hinggga tengah hari sekitar pukul 12.00 Witam

Kabiddokes Polda Kalsel AKBP dr Erwin ZH, melalui Paurdoksik Ipda Supriadi Noor, Kamis (27/12) antara lain mengatakan, Dari hasil otopsi yang dilakukan Tim Dokpol Biddokkes Polda Kalsel.

Kerja ini juga dibantu dari Tim Forensik RSUD Ulin dr H Musad Abdi serta dari RS HIS, Kasat Reserse setempat dan penyid polres setempat.

Baca: Status Terkini Gunung Anak Krakatau, Warga 2 Pulau Diungsikan, Ancaman Tsunami Selat Sunda?

Baca: Jadwal Siaran Langsung Liga Inggris Pekan 20 : Liverpool vs Arsenal Live Bein Sport 1

Baca: Ekspresi Aura Kasih dan Eryck Amaral Setelah Ijab Kabul Saat Akad Nikah Diungkap Penghulu

Usai dilakukan otopsi, kemudian dilakukan diskusi, maka didapat hasil pemeriksaan, untuk pemeriksaan luar jenazah dibungkus kantung jenazah berwarna orange bertuliskan Inafis.

Setelah dibuka jenazah ditaruh dalam posisi terlentang. Kematian korban diperkirakan 3 sampai 4 hari sebelum dilakssanakan otopsi.Terdapat kaku jenazah dan berat badan 56 kg, dan panjang 157 cm.

Kemudian dari pemeriksaan dalam terdapat luka tusuk dengan diameter 5 cm x 1,5 cm sekitar perut sebelah kiri. Lalu rongga perut kiri dan kanan buka terdapat perdarahan.

Buka kepala terdapat tanda tanda hipoksia kuat di jaringan otak dan tanda tanda kekurangan darah.

"Kesimpulannya,didapatkan luka trauma tajam tembus perut sebelah kiri bawah sejajar pusat mengenai atau merobek pembuluh darah besar nadi balik dari bagian bawah, sehingga menyebabkan perdarahan di rongga perut,"jelas Ipda Supriadi Noor.

Seperti dilansir sebelumnya, bermula pada Selasa (25/12) sekitar pukul 13.00 Wita, saksi an. Fansyah (adik korban) mendapatkan informasi bahwa korban oleh pihak kepolisian sektor Batang Alai Utara dibawa ke Rumah Sakit H Damanhuri Barabai (HST).

Baca: Hotman Paris Cerita Soal Liburan Bareng Syahrini, Sahabat Luna Maya Minta Diintipkan Reino Barack

Baca: Persamaan Kisah Syahrini dan Reino Barack dengan Maia Estianty dan Irwan Mussry, Berakhir Sama?

Baca: Lewat Sscn.bkn.go.id, BKN Umumkan Hasil Kelulusan CPNS 2018, Bukan Link Tes SKB CPNS 2018

Sesampainya saksi di rumah sakit, saksi baru mengetahui bahwa korban sudah dalam keadaan meninggal dunia, dan oleh keterangan dari pihak kepolisian beserta dokter rumah sakit H Damanhuri Barabai bahwa korban meninggal karena adanya luka tusuk di bagian perut sebelah kiri, dengan lebar 3 cm serta usus korban dalam posisi keluar yang mana menyebakan ada nya pembekuan darah di dalam perut.

Luka itu menyebabkan korban meninggal dunia. Sehubungan dengan hal tersebut saksi melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Batang Alai Utara dan menuntut sesuai hukum yang berlaku. (banjarmasinpost.co.id/jd/dwi)

Penulis: Jumadi
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved