Kriminalitas Hulu Sungai Selatan

Polres HSS Ungkap Penipuan Berkedok Pengobatan, Ini Sosok Dua Pelakunya

Polres Hulu Sungai Selatan (HSS) berhasil mengungkap kasus penipuan ratusan juta rupiah dengan kedok pengobatan.

Polres HSS Ungkap Penipuan Berkedok Pengobatan, Ini Sosok Dua Pelakunya
aprianto
Kapolres HSS bersama Waka Polres, Kasat Reskrim dan Kapolsek Kandangan saat jumpa pers. 

BANJARMASIN POST.CO.ID, KANDANGAN-Polres Hulu Sungai Selatan (HSS) berhasil mengungkap kasus penipuan ratusan juta rupiah dengan kedok pengobatan.

Dua pelaku berhasil diamankan oleh oleh Satreskrim Polres HSS, Polsek Kandangan Kota dan diback up Polres Kapuas dan Polda Kalsel.

Pelaku yang berhasil diamankan yakni Sugeng Aditya Pratama (45) alias Sugeng warga Kota Banjarmasin asal Solo dan Sam'ani (45) alias Alus warga Banjarmasin.

Kapolres HSS AKBP Dedy Eka Jaya mengatakan bahwa kedua pelaku diamankan di dua tempat yang berbeda dan waktu penangkapan yang berbeda.

Baca: Evan Dimas Resmi Gabung Barito Putera, Tanggapan Jacksen F Tiago Ini Bikin Laskar Semangat

Baca: Live Streaming JTV Persinga Ngawi vs Persegres Gresik United Piala Indonesia 2018, Posisi 64 Besar

Baca: Tak Nyangka Dapat Salam Khas dari Irwan Mussry, Dul Jaelani Kaget Lalu Dibalas Dul dengan Cara Ini

Baca: Lewat Sscn.bkn.go.id, BKN Umumkan Hasil Kelulusan CPNS 2018, Bukan Link Tes SKB CPNS 2018

"Pelaku yang berhasil diamankan lebih dulu yakni yang berperan sebagai pencari target yang akan dijadikan korban penipuan," kata AKBP Dedy Eka Jaya saat pres release di Mapolres HSS, Kamis, (27/12).

Pelaku yang diamankan dulu yakni Sugeng sebagi pencari target korban penipuan. Pelaku diamankan di wilayah hukum Polres Kapuas pada Minggu, (23/12) sekitar pukul 20.00 WITA.

Selanjutnya, setelah dilakukan pengembangan berhasil diamankan lagi Sam'ani (45) alias Alus pada Senin, (24/12) di Jalan Jafri Jam Jam Banjarmasin Barat.

"Pelaku yang satu ini bertugas sebagai pengalih perhatian korban serta menyakinkan korban supaya percaya," katanya.

Satu pelaku yang diduga sebagai otak dari aksi penipuan dan berpesan sebagi ahli pengobatan masih dalam pengejaran dan ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO).

Pelaku yang ditetapkan sebagai DPO yakni Arbandi (51) warga Tanah bumbu yang sampai saat ini masih dilakukan pengejaran (banjarmasinpost.co.id/Rian)

Penulis: Aprianto
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved