Berita Kabupaten Banjar

Jalan Umum Paramasan Gelap Gulita, Tahun Depan Disperkim Pasang 100 Tiang PJU

Paramasan tak sekadar belum terjamah jaringan telepon nirkabel. Lebih dari itu juga masih gelap gulita akibat minimnya fasilitas jaringan listrik.

Jalan Umum Paramasan Gelap Gulita, Tahun Depan Disperkim Pasang 100 Tiang PJU
HO/Disperkim Kabupaten Banjar
Beginilah kondisi aksesibilitas menuju Desa Paramasanatas kabupaten Banjar. Badan jalan cuma berupa perkerasan yang di beberapa tempat hancur dan berubah menjadi kubangan berlumpur. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Paramasan tak sekadar belum terjamah jaringan telepon nirkabel. Lebih dari itu juga masih gelap gulita akibat minimnya fasilitas jaringan penerangan listrik negara (PLN).

Meski belum memadai, sebagian desa memang telah terjamah jaringan listrik PLN, seperti di Desa Paramasanbawah, Remo, dan Angkipih. Sementara itu Desa Paramasanatas sama sekali belum tersentuh layanan perusahaan setrum milik negera tersebut.

Meski jaringan listrik PLN telah masuk di sebagian lingkungan permukiman, namun kondisi jalanan umum di wilayah Kecamatan Paramasan masih gelap gulita. Termasuk jalan raya di menuju ibu kota kecamatan maupun di sekitar kantor kecamatan setempat.

"Paramasan itu kan bisa disebut daerah yang terlupakan. Di sana sama sekali belum ada faslitas PJU (penerangan jalan umum). Karenanya saat ini jadi fokus kami," ucap Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kabupaten Banjar Rahmat Kartolo, Jumat (28/12/2018).

Baca: Fenomena Aneh Muncul di Selat Sunda Saat Tsunami Banten dan Tsunami Lampung, Ini Kata Ahli

Kondisi tersebut diakuinya cukup rawan karena jalanan raya/umum praktis sangat gelap. Tak sekadar rawak risiko kecelakan lalu lintas, tapi juga rawan terhadap tindakan kejahatan atau kriminalitas.

Itu sebabnya secara bertahap mulai tahun ini, sebut Kartolo, pihaknya akan berupaya membantu mengatasi keterbelakangan di Paramasan melalui pengadaan penerangan jalan umum. "Tahun depan (2019) mulai kami pasang PJU di beberapa titik prioritas," tandasnya.

Sedikitnya sebanyak 100 tiang PJU lengkap dengan lampu dan jaringan kabel tegangan listrik, yang akan dibangun tahun depan. Ditargetkan sekitar April kegiatan telah bisa mulai dilaksanakan atau bahkan lebih cepat. Ini sangat tergantung dari kelancaran proses pencairan anggaran.

Baca: Pasien Demam Berdarah Berjatuhan di Palangkaraya, Dua Bulan Tujuh Pasien Meninggal

Dikatakannya keberadaan PJU teramat penting untuk meningkatkan keamanan dan keselamatan masyarakat maupun pengendara. Pasalnya, dari sejumlah kasus kecelakaan lalu lintas maupun kriminalitas, di antaranya lantaran terpicu kondisi yang gelap gulita.

Saat ini pun pihaknya sedang menggenjot pemasangan PJU solar cell di wilayah perbatasan Desa Sungkai (Kecamatan Simpangempat)-Binuang (Kabupaten Tapin). Sebanyak 162 unit PJU yang dipasang mulai perbatasan hingga Jalan A Yani Kilometer 71 atau di sekitar underpass.

Bagaimana dengan penerangan listrik di permukiman? Kartolo mengatakan pihaknya juga terus berupaya membantu mencarikan solusi. Beberapa waktu lalu pihaknya telah berkonsultasi ke Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) di Jakarta dan ada peluang bantuan listrik tenaga surya.

Halaman
12
Penulis: Idda Royani
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved