Kriminalitas Kotabaru

Utuh Terkapar Bersimbah Darah, Diparang Gara-gara Soal Tanah di Kelumpang Tengah

Utuh Terkapar Bersimbah Darah, Diparang Gara-gara Soal Tanah di Kelumpang Tengah

Utuh Terkapar Bersimbah Darah, Diparang Gara-gara Soal Tanah di Kelumpang Tengah
(foto kiriman Polsek Kelumpang untuk BPost)
Pelaku saat diamankan di Mapolsek Kelumpang Tengah 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Kegiatan gotong royong pembuatan panggung dan tenda, persiapan pelaksanaan resepsi perkawinan di Desa Senakin, Kecamatan Kelumpang Tengah Kotabaru berubah menjadi kegaduhan.

Kegaduhan bercampur suasana kepanikan warga, menyusul terkaparnya Kamsi alias Utuh Uhak (49) dengan kondisi bersimbah darah di lokasi warga melaksanakan kegiatan gotong royong, Kamis (27/12/2018) sekitar pukul 15.45 Wita.

Korban yang terkapar bersimbah darah di tanah dengan kondisi yang mengenaskan, karena di beberapa bagian tubuhnya terdapat berapa luka menganga.

Di bagian tengkorak kepala sebelah kiri, tangan kiri dan kanan serta di bagian pinggang akibat tebasan parang yang diayunkan oleh pelaku, Rahman (45).

Baca: Hampir Mirip CPNS 2018, Ini Jadwal & Syarat Penerimaan Pegawai Kontrak P3K Tak Via sscn.bkn.go.id

Baca: Video Pernikahan Aura Kasih dan Eryck Amaral Viral, Netizen Malah Soroti Hal Ini

Baca: Sosok Mbah Putih yang Ditangkap Terkait Pengaturan Skor Dibongkar Polisi, Polisi : Bukan Manajer

Baca: Tak Hanya Gunung Anak Krakatau, Gunung Merapi Juga Beraksi, Keluarkan Lava Pijar dan Material

Baca: Dikabarkan Menikah Dengan Eryck Amaral, Aura Kasih Ngaku Mual & Menggigil, Ternyata Ini Penyebabnya

Kapolres Kotabaru AKBP Suhasto MH Sik melalui Kapolsek Kelumpang Tengah AKP Maulana Ozar Sik membenarkan, kejadian perkelahian yang menewaskan Kamsi alias Utuh Uhak.

Menurut Maulana, peristiwa mengenaskan berawal saat pelaku (Rahman) dan beberapa orang warga sedang melakukan gotong royong pembuatan panggung dsn tenda untuk kegiatan acara perkawinan pada Minggu (30/12/2018) mendatang.

Saat berlangsung kegiatan royong, pelaku dan beberapa warga melakukan pembuatan panggung. Sedangkan beberapa warga lainnya mengerjakan kegiatan yang lain.

Di tengah kesibukan warga bergotong royong, tiba-tiba Kamsi alias Utuh Uhak datang dan marah-marah serta mengamuk-amuk sambil memegang tangan kiri pelaku.

Diduga saking kerasnya pegangan tangan korban, hingga membuat pelaku terbanting ke tanah. Tak hanya itu, bahkan pelaku dan korban sempat bergumul di tanah.

Saat pergumulan itu, tanpa sadar pelaku terpegang sesuatu yang ada di tanag dan kemudian langsung memukulkannya ke kepala korban.

Halaman
12
Penulis: Herliansyah
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved