OTT KPK

Gara-gara Proyek Ini, KPK Lakukan OTT Pejabat Kementerian PUPR, Uang dalam Kardus Diamankan

Gara-gara Proyek Ini, KPK Lakukan OTT Pejabat Kementerian PUPR, Uang dalam Kardus Diamankan

Gara-gara Proyek Ini, KPK Lakukan OTT Pejabat Kementerian PUPR, Uang dalam Kardus Diamankan
KOMPAS.com/ABBA GABRILLIN
Logo Komisi Pemberantasan Korupsi di Gedung Baru KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (22/2/2016). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Gara-gara Proyek Ini, KPK Lakukan OTT Pejabat Kementerian PUPR, Uang ratusan juta dalam Kardus Diamankan

Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan tim penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (28/12/2018), diduga terkait proyek penyediaan air minum oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Wakil Ketua KPK Laode M Syarif mengatakan, diduga akan terjadi transaksi pemberian uang kepada pejabat Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

"Diduga terkait dengan proyek penyediaan air minum di sejumlah daerah. Sedang kami dalami keterkaitan dengan proyek sistem penyediaan air minum untuk tanggap bencana," ujar Laode melalui keterangan tertulis, Jumat malam.

Baca: BREAKING NEWS: Pejabat Kementerian PUPR Dikabarkan Terjaring OTT, KPK Belum Berikan Keterangan

Baca: OTT Kementerian PUPR, KPK Seret Pejabat dan Bawa Uang Rp 500 Juta dan 25.000 Dollar Singapura

Baca: Tak Tanggung-tanggung, KPK Amankan 20 Orang saat OTT Kementerian PUPR

Menurut Laode, tim KPK mengamankan total 20 orang. Selain pejabat kementerian, KPK juga mengamankan pejabat pembuat komitmen (PPK) pada sejumlah proyek yang dikelola Kementerian PUPR hingga pihak swasta.

Dari OTT ini, tim penindakan menyita uang senilai Rp 500 juta dan 25.000 dollar Singapura.

"Tim mengamankan barang bukti awal sebesar Rp 500 juta dan 25.000 dollar Singapura serta satu kardus uang yang sedang dihitung," kata Laode.

Saat ini, mereka yang diamankan sedang menjalani pemeriksaan di Gedung KPK.

"Sesuai KUHAP dalam waktu maksimal 24 jam akan ditentukan status hukum perkara dan pihak-pihak yang diamankan," kata dia.

Hai Guys! Berita ini ada juga di KOMPAS.com

Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved