Yayasan Adaro Bangun Negeri

Deklarasi Desa ODF, Satu Langkah Menuju Kabupaten Bebas BABS

Menurut data UNICEF, masih ada 51 juta masyarakat Indonesia yang melakukan buang air besar sembarangan dan memberi sumbangsih besar

Deklarasi Desa ODF, Satu Langkah Menuju Kabupaten Bebas BABS
YABN
Bupati Tabalong memberikan reward kepada desa pelaksana STBM terbaik saat Deklarasi Desa ODF (Open Defecation Free) di aula Pendopo Bersinar kabupaten Tabalong, Jumat (28/12). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Menurut data UNICEF, masih ada 51 juta masyarakat Indonesia yang melakukan buang air besar sembarangan dan memberi sumbangsih besar terhadap penyebaran penyakit Diare di Indonesia.

 Sedikitnya ada 31% balita usia 1-12 bulan di Indonesia meninggal akibat diare, sedikitnya ada ribuan anak yang meninggal dunia akibat penyakit yang disebabkan oleh sanitasi yang kurang sehat ini.

 Untuk mengurangi semakin meluasnya angka pencemaran lingkungan dan akibat yang ditimbulkan dari kebiasaan buang air besar sembarangan, Yayasan Adaro Bangun Negeri (YABN) bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Tabalong, Balangan dan Barito Timur menjalankan program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) melalui sejumlah tahapan pendampingan program serta pelatihan bagi kader desa hingga pembangunan wc sehat di masyarakat.

Deklarasi Desa ODF (Open Defecation Free) menjadi penanda perubahan perilaku dan komitmen warga desa untuk tidak melakukan pencemaran lingkungan melalui kebiasaan buang air besar sembarangan.

Direktur YABN, Okty Damayanti memberi sambutan saat Deklarasi Desa ODF (Open Defecation Free) di aula Pendopo Bersinar kabupaten Tabalong, Jumat (28/12).
Direktur YABN, Okty Damayanti memberi sambutan saat Deklarasi Desa ODF (Open Defecation Free) di aula Pendopo Bersinar kabupaten Tabalong, Jumat (28/12). (YABN)

 Deklarasi desa yang telah meninggalkan kebiasaan buang air besar sembarangan dilaksanakan pada Jumat (28/12) di aula Pendopo Bersinar kabupaten Tabalong.

 Pada tahun 2018 ada 26 desa yang berhasil mendeklarasikan diri sebagai desa bebas dari perilaku buang air besar sembarangan.

Deklarasi Desa ODF (Open Defecation Free) dilaksanakan di aula Pendopo Bersinar kabupaten Tabalong, Jumat (28/12).
Deklarasi Desa ODF (Open Defecation Free) dilaksanakan di aula Pendopo Bersinar kabupaten Tabalong, Jumat (28/12). (YABN)

Perubahan perilaku yang terjadi di masyarakat terbilang bukan hal mudah untuk dilakukan, karenanya masyarakat Kalimantan sudah terbiasa menggunakan sungai sebagai wadah mandi mencuci hingga keperluan hidup sehari-hari.

 Direktur YABN, Okty Damayanti mengungkapkan bahwa melakukan perubahan perilaku masyarakat untuk tidak melakukan buang air besar sembarangan tidaklah mudah diperlukan serangkaian pendampingan dan sosialisasi berkala untuk dapat melakukannya.

Deklarasi Desa ODF (Open Defecation Free) dilaksanakan di aula Pendopo Bersinar kabupaten Tabalong, Jumat (28/12).
Deklarasi Desa ODF (Open Defecation Free) dilaksanakan di aula Pendopo Bersinar kabupaten Tabalong, Jumat (28/12). (YABN)

 “Perjalanan panjang bagi YABN untuk terus membantu mewujudkan kabupaten ODF dijalankan sejak 5 tahun lalu dan hingga saat ini sudah ada puluhan desa binaan yang terbebas dari kebiasaan buang air besar sembarangan,” jelas Okty.

 Lebih lanjut Okty memberi pujian kepada sejumlah pihak yang turut mendukung penuh pelaksanaan program hingga tujuan untuk mewujudkan kabupaten Tabalong sebagai Kabupaten ODF kelak dapat diwujudkan.

 “Apresiasi kami berikan sebesar-besarnya kepada kader, pendamping, dinas kesehatan dan pemerintah daerah atas dukungan yang diberikan, semoga bersama-sama kita dapat mewujudkan Tabalong sebagai Kabupaten ODF 2019,” tambah Okty.

Reward kepada desa pelaksana STBM terbaik saat Deklarasi Desa ODF (Open Defecation Free) di aula Pendopo Bersinar kabupaten Tabalong, Jumat (28/12).
Reward kepada desa pelaksana STBM terbaik saat Deklarasi Desa ODF (Open Defecation Free) di aula Pendopo Bersinar kabupaten Tabalong, Jumat (28/12). (YABN)

 Atas perubahan perilaku tersebut, apresiasi diberikan kepada sejumlah kader terbaik yang menjalankan program STBM di wilayahnya masing-masing serta reward kepada desa pelaksana STBM terbaik diberikan sebagai dukungan atas upaya yang dilakukan untuk mencapai desa ODF.

Desa Amparibura dari Kabupaten Barito Timur berhasil menyabet gelar sebagai desa ODF terbaik disusul Desa Halong Haruai dan Desa Juai asal Kabupaten Tabalong.

 Sejak 2013 tahun pertama pelaksanaan program hingga 2018 sudah ada 54 desa binaan YABN yang berhasil ODF dan 13418 keluarga meninggalkan perilaku buang air besar sembarangan dan berpindah ke wc sehat di Kabupaten Tabalong, Balangan dan Barito Timur. (AOL/*)

Penulis: Dony Usman
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved