Berita Regional

Gunung Agung Erupsi 3 Menit 8 Detik Minggu Dinihari, Ini Penjelasan PVMBG, Ternyata Akibat Ini

Gunung Agung yang terletak di Karangasem, Bali, kembali mengalami erupsi Minggu (30/12/2018) pukul 04.09 WITA selama 3 menit 8 detik amplitudo 22 mm.

Gunung Agung Erupsi 3 Menit 8 Detik Minggu Dinihari, Ini Penjelasan PVMBG, Ternyata Akibat Ini
Tribun Bali/I Wayan Erwin Widyaswara
Gunung Agung mengeluarkan abu vulkanik hitam pekat disertai cahaya api saat difoto dari Pantai Amed, Karangasem, Minggu (26/11/2017) pukul 22.02 Wita. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Gunung Agung yang terletak di Karangasem, Bali, kembali mengalami erupsi Minggu (30/12/2018) pukul 04.09 WITA selama 3 menit 8 detik dengan amplitudo 22 mm.

Saat erupsi, teramati sinar api di area puncak kawah namun ketinggian kolom abu tidak teramati karena tertutup kabut.

Dilansir dari Tribunnews.com, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi atau PVMBG beri penjelasan soal letusan Gunung Agung yang terletak di Karangasem, Bali. Erupsi terjadi akibat adanya "overpressure" akibat akumulasi gas-gas vulkanik.

"Berdasarkan informasi satelit, abu vulkanik bergerak ke arah tenggara dengan ketinggian mencapai 5.500 m di atas permukaan laut," kata Kabid Mitigasi PVMBG Wilayah Timur kepada Kompas.com di Denpasar, Minggu (30/12/2018).

Hujan abu tipis dilaporkan terjadi di wilayah Kabupaten Karangasem di sektor tenggara Gunung Agung, seperti di Kota Amlapura dan beberapa desa seperti di Desa Seraya Barat, Desa Seraya Tengah, dan Desa Tenggalinggah.

Baca: Heboh, Pria Pukul Perempuan yang Sedang Salat di Masjid, Videonya Viral, Ternyata Ini Motifnya

Baca: Gunung Agung Erupsi, Status Siaga dan BPBD Sebut 7 Daerah Terdampak Hujan Abu

Sebelum erupsi ini terjadi, tidak teramati peningkatan intensitas kegempaan yang signifikan.

Namun, beberapa gempa vulkanik terekam, di antaranya gempa di lereng utara Gunung Agung pada 28 Desember 2018 dengan magnitudo 2.7 pukul 02.49 WITA dan M2.4 pukul 15. 31 WITA.

Gempa-gempa ini mengindikasikan adanya pergerakan magma ke permukaan.

Pada periode 27-29 Desember 2018 (sebelum erupsi) satelit MODIS juga tidak menunjukkan adanya anomali termal di permukaan kawah Gunung Agung, artinya tidak ada material lava segar di permukaan kawah.

Hingga Minggu (30/12/2018) pukul 12.00 WITA dapat disimpulkan status aktivitas Gunung Agung masih berada pada Level III (Siaga).

Halaman
12
Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved