Berita Tabalong

7 Desa di Tabalong Tergenang Akibat Tingginya Curah Hujan, Ini yang Dilakukan Kodim Tanjung

Curah hujan yang tinggi menyebabkan debit air sungai Tabalong meningkat dan meluap ke jalan dan menyebabkan beberapa ruas jalan terjadi kerusakan.

7 Desa di Tabalong Tergenang Akibat Tingginya Curah Hujan, Ini yang Dilakukan Kodim Tanjung
Banjarmasinpost.co.id/Reni Kurnia Wati
Kodim 1008 Tanjung menggelar kegiatan gotong royong melakukan perbaikan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Pada puncak musim penghujan berbagai musibah terjadi termasuk di Kabupaten Tabalong.

Seperti yang terjadi di Desa Banua lawas, Desa Sei Anyar, Desa Hariang, Desa Pematang, Desa Bungin, Desa Pugaan dan Desa Rukam.

Curah hujan yang tinggi menyebabkan debit air sungai Tabalong meningkat dan meluap ke jalan dan menyebabkan beberapa ruas jalan terjadi kerusakan.

Melihat kondisi ini Kodim 1008 Tanjung menggelar kegiatan gotong royong melakukan perbaikan.

Selain kerusakan jalan juga menyebabkan longsor serta terendamnya lahan pertanian. Anggota TNI langsung turun ke lokasi untuk membantu warga melakukan perbaikan infrastruktur jalan yang mengalami kerusakan.

Baca: Korban Tsunami Terdampar 9 Hari di Pohon Mati, Bertahan Makan Sampah Laut Hingga Ditemukan TNI AL

Baca: Klasemen & Jadwal Liga Italia Pekan 20 : Napoli vs Lazio & Juventus vs Chievo, Ronaldo Top Skor

Baca: Via Vallen Blak-blakan Soal Masa Lalunya, Bekerja Sejak Kecil Menafkahi Keluarga, Jauh Sebelum Tenar

Baca: Daftar Ucapan Selamat Tahun Baru 2019 dalam 89 Bahasa, Mulai Jepang, Inggris, Korea Hingga Afrika

Swnada dengan upaya TNI yang merupakan kekuatan inti atau kekuatan utama dalam membangun dan mengembangkan sistem pertahanan nasional untuk mewujudkan stabilitas nasional.

Anggota TNI juga bertugas untuk menanggulangi bencana alam yang terjadi di daerah sebagaimana yang diatur dalam undang-undang Republik Indonesia nomor 24 tahun 2007 tanggal 26 April 2007 tentang Penanggulangan Bencana.

Dalam pelaksanaannya TNI selalu siap digerakkan sewaktu-waktu bila terjadi Bencana Alam, termasuk melakukan perbaikan jalan yang rusak akibat terkena derasnya aliran sungai Tabalong.

Oleh karena itu Dandim 1008/Tanjung, memerintahkan Danramil Benua lawas beserta anggotanya, bersama dengan Muspika dan masyarakat setempat melaksanakan kegiatan Karya bakti meliputi jalan utama jalur Sei Anyar-Banua Lawas, Sabtu (29/12/2018).

"Kami membantu melakukan perbaikan agar jalan bisa digunakan kembali oleh masyarakat dan tidak menutup akses warga," ujar Kapten Arm Rikin Danramil 1008/06 Banua Lawas, Senin (31/12/2018).

Kegiatan diawali dengan apel bersama yang dipimpin langsung oleh Kapten Arm Rikin Danramil 1008/06 Banua Lawas bertujuan untuk melaksakan Karya Bakti di jalan Sei Anyar akibat tanah longsor dan meluapnya Sungai Tabalong.

“Utamakan keselamatan dan keamanan, lakukan koordinasi dengan pihak terkait, dukung penuh dan bantu masyarakat setempat” kata Danramil benua lawas menyampaikan petunjuk dari Dandim 1008 Tanjung.

Perbaikan jalan dilakukan dengan membuat pembaras jalan menggunakan ban bekas yang diisi oleh tanah. Tampak kompak kerjasama antarara warga dan anggota dalam melaksanakan gotong royong tersebut. (Banjarmasinpost.co.id/Nia)

Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved