Ekonomi dan Bisnis

Libur Akhir Tahun, Pendapan Pengusaha Kelotok Susur Sungai Naik, Ini Rute Paling Ramai

Di Kota Banjarmasin, wisata pasar terapung dan susur sungai masih menjadi primadona bagi masyarakat maupun wisatawan luar daerah.

Libur Akhir Tahun, Pendapan Pengusaha Kelotok Susur Sungai Naik, Ini Rute Paling Ramai
banjarmasinpost.co.id/mmaulana
Kelotok wisata susur Sungai Martapura di Siring Jalan Pierre Tendean Kota Banjarmasin 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Momen libur panjang akhir tahun seperti sekarang, banyak dimanfaatkan masyarakat berkunjung ke berbagai destinasi tempat wisata.

Di Kota Banjarmasin, wisata pasar terapung dan susur sungai masih menjadi primadona bagi masyarakat maupun wisatawan luar daerah.

Hal ini membuat peningkatan permintaan susur sungai di Siring Menara Pandang Banjarmasin. Dijelaskan Kordinator Lapangan Dermaga Menara Pandang, Redy Budi Arianto, musim libur tahun ini alami peningkatan sekitar 100 persen dibanding biasanya.

"Musim liburan ini memang alami peningkatan, tapi tergantung cuaca juga. Kalau tidak hujan malah ramai lagi," tuturnya.

Baca: 30 Kata Mutiara untuk Ucapan Selamat Tahun Baru 2019, Kirim via WhatsApp, Facebook, Instagram

Baca: Nikita Mirzani Lagi-lagi Bocorkan Soal Pertunangan Syahrini, Benarkah dengan Reino Barack?

Baca: Malam Tahun Baru 2019, Ustadz Abdul Somad Ceramah Live TVOne, Ingatkan Soal Malam Pergantian Tahun

Baca: Respons Jokowi dan Prabowo Soal Tantangan Tes Baca Alquran di Pilpres 2019, Maruf Amin: Siap Sekali

Soal destinasi susur sungai yang jadi favorit saat ini tujuan dari Siring menuju Kampung Hijau.

"Rutenya ada Pasar Lama Antasari, Pulau Kembang, dan Kampung Hijau Sungai Bilu paling ramai," kata dia.

Kelotok Sisata Susur Sungai Martapura di Siring Jalan Pierre Tendean Banjarmasin
Penumpang kelotok Sisata Susur Sungai Martapura di Siring Jalan Pierre Tendean Banjarmasin (banjarmasinpost.co.id/mmaulana)

Soa tarif untuk tujuan Pasar Lama Rp 5 ribu perorang, Pulau Kembang Rp 35 ribu perorang, dan Kampung Hijau Rp 10 ribu perorang.

"Selain perorangan, peningkatan juga dirasa dari carteran pribadi sekitar 20 persen dibanding hari biasanya, kebanyakan dari luar daerah yang memesan," sebutnya.

Untuk tarif carteran ia merincikan, tujuan Pasar Lama Antasari Rp 125 ribu, Kampung Hijau Rp 230 ribu, Soto Bang Amat Rp 300 ribu, Lok Baintan Rp 400 ribu, dan Pasar Terapung Kuin dan Pulau Kembang Rp 450 ribu. "Kalau keliling Banjarmasin Rp 600 ribu," lanjutnya.

Sementara itu, menurut Sopir Kelotok di Menara Pandang, H Isam, selama libur akhir tahun sudah mempersiapkan dengan memperbaiki kondisi kelotok.

"Kalau ada kebocoran jadi diperbaiki dulu, selain itu bagi kami sebagai motoris mempersiapkan kondisi fisik saja," kata dia.

Baca: Ramalan Shio 2019 - Cek Peruntunganmu Menyambut Tahun Baru 2019, Seberuntung Shio Naga?

Baca: Terjadi Kebakaran di Kampung Arab Antasan Kecil Barat Banjarmasin Senin Pagi, Warga Kaget

Baca: Ini Nomor Punggung yang Dikeramatkan di Tim Barito Putera, Terkait Sejarah Berdiri Klub

Baca: KPK Kaji Tuntutan Hukuman Mati Pejabat PUPR Tersangka Korupsi Proyek Air Minum untuk Bencana Palu

Momen liburan ini ia juga merasakan ada peningkatan dibanding hari biasanya. "Memang ada peningkatan sekitar 30 persen dibanding biasanya, kalau hari biasa hanya menarik dua hingga tiga kali, ini bisa tujuh kali," imbuhnya.

Selain itu ia menuturkan hari biasanya hanya memperoleh penghasilan Rp 600 hingga Rp 700 ribu. "Tapi momen libur akhir tahun ini penghasilan bisa Rp 1 juta hingga Rp 1,5 juta per hari," tandasnya.

(Banjarmasinpost.co.id/ Muhammad Maulana)

Penulis: M Maulana
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved