Otomotif

Siswa SMK Binaan Honda, Lulus Siap Hadapi Dunia Kerja

PT Trio Motor melalui Program Pendidikan Satu Hati membina 16 Sekolah Menegah Kejuruan (SMK) di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah

Siswa SMK Binaan Honda, Lulus Siap Hadapi Dunia Kerja
foto ahm
Kegiatan belajar dan praktek para siswa SMK Binaan Honda di Kalselteng 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - PT Trio Motor melalui Program Pendidikan Satu Hati membina 16 Sekolah Menegah Kejuruan (SMK) di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah yang memiliki program studi Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM) sebagai bentuk kepedulian Honda terhadap dunia pendidikan.

Program Pendidikan Satu Hati yang juga diselenggarakan oleh PT AHM bersama seluruh jaringan Main Dealer Honda di Indonesia ini memiliki berbagai bentuk kegiatan dan bantuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan khususnya di program studi Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM) di seluruh SMK Binaan Honda.

Corporate Communication PT Trio Motor, Joel Simanjuntak menjelaskan, Trio Motor selaku Main Dealer Honda untuk wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (Kalselteng) telah membina 11 SMK di Kalsel dan 5 SMK di Kalteng yang tersebar di beberapa kota dan Kabupaten di area tersebut.

Baca: Daftar 10 Selebritis Paling Dicari di Google, Bukan Ayu Ting Ting, Nagita Slavina atau Syahrini

Baca: Tak Semua Negara Merayakan Pergantian Tahun Masehi, ini 9 Negara yang Punya Penanggalan Sendiri

Baca: Posting Foto Bersama Sedah dan Tuliskan Kalimat ini, Unggahan Kahiyang Ayu Menuai Komentar

Baca: Tahun Baru 2019, ini Makanan yang Dipercaya Membawa Keberuntungan, Ada Anggur hingga Mie

“Bentuk pembinaan yang berikan tidaklah sembarangan, setiap sekolah mendapatkan unit praktek sepeda motor Honda dan special tools atau peralatan bengkel khusus untuk sepeda motor Honda sebagai sarana belajar," kata Joel.

Sistem pembelajaran berbasis digital juga telah diterapkan dengan Portal E-Learning Honda yang memungkinkan guru dan siswa mendapatkan beragam materi pembelajaran secara online, sekolah juga harus memenuhi standart laboratorium yang mendekati dengan standard bengkel resmi Honda.

Hal ini menurutnya bertujuan agar suasana belajar dan praktek tidak jauh berbeda dengan kondisi asli di bengkel resmi Honda, dengan harapan saat lulus nantinya para siswa tidak terkejut lagi dengan budaya kerja yang ada.

Salah satu siswa SMK binaan Honda yang langsung terjun kedunia kerja ketika lulus adalah Galih Pambudi dan Muhammad Fitri Haryadi. Galih Pambudi, alumni SMKN 2 Marabahan yang juga SMK Binaan Honda kini telah membuka bengkel sendiri bernama AM Speed.

Siswa yang juga pernah mengikuti Youth Preneurship Program dari AHM ini telah memiliki bengkel dan mempekerjakan dua orang karyawan yang membantunya di bengkel melayani pelanggan.

Berbeda dengan Galih Pambudi, Muhammad Fitri Hariyadi yang juga lulusan SMK Binaan Honda yaitu SMKN 1 Gambut kini telah bekerja di Trio Motor Perintis sebagai mekanik AHASS.

“Galih Pambudi dan Muhammad Fitri Hariyadi adalah sebagian dari siswa-siswi binaan kami yang lulus dari SMK dan langsung siap dengan dunia kerja, karena selama sekolah lab dan materi yang diberikan sudah disesuaikan dengan kebutuhan dan standard dari bengkel resmi Honda, hal itu bertujuan agar ketika lulus mereka sudah menjadi SDM yang berkualitas,” tambahnya. (Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody)

Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved