Kriminalitas HSS

Arbandi alias H Jarkasi, DPO Penipuan Ratusan Juta di Kandangan HSS Terus Diburu

Pelaku yang bernama Arbandi (51) yang mengaku sebagai H Jarkasi ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO).

Arbandi alias H Jarkasi, DPO Penipuan Ratusan Juta di Kandangan HSS Terus Diburu
banjarmasinpost.co.id/aprianto
Dua pelaku penipuan berkedok pengobatan yang sudah diamankan jajaran Polres HSS. 

BANJARMASIN POST.CO.ID, KANDANGAN- Polres Hulu Sungai Selatan melalui satuan reskrim terus melakukan pengembangan terhadap kasus penipuan ratusan juta rupiah yang berkedok pengobatan.

Hingga saat ini, pelaku yang berperan sebagai guru atau ustad yang mempunyai keahlian dan ilmu yang bisa mengobati segala penyakit sihir dan guna-guna dengan cara ghaib terus diburu.

Pelaku yang bernama Arbandi (51) yang mengaku sebagai H Jarkasi ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO).

Kapolres HSS AKBP Dedy Eka Jaya melalui Kasat Reskrim AKP Susilo mengatakan bahwa kasus penipuan berkedok pengobatan terus dilakukan pengembangan.

"Satu pelaku masih terus dilakukan pengejaran dan sudah ditetapkan sebagai DPO," katanya, Selasa, (1/1).
Selain itu, pengembangan kasus ini tidak hanya dilakukan di wilayah Kabupaten HSS, namun juga ke daerah lain di luar Kabupaten HSS.

Baca: Peristiwa Aneh di Makam Andi Seventeen, Korban Tsunami Banten Dirasakan Erix Soekamti

Baca: Aura Kasih dan Eryck Amaral Pamer Kemesraan Saat Bulan Madu di Bali Setelah Dikabarkan Menikah

Pihaknya menghimbau kepada masyarakat baik di wilayah HSS atau diluar HSS yang pernah ditipu terkait pengobatan palsu bisa melapor ke aparat berwajib terdekat.

Disebutkannya bahwa para pelaku sudah melakukan aksi hingga wilayah Kalteng.

Hasil pemeriksaan sementara lokasi penipuan yang dilakukan pelaku yakni di wilayah Kandangan, Tanjung, Amuntai, Banjarmasin dan Kalteng.

Sekadar diketahui, Kasus penipuan berkedok pengobatan telah merugikan satu korban bernama H Supian (61) dengan total Rp 230 juta.

Korban ditipu oleh H Jarkasi nama samaran dari Arbandi yang mengaku sebagai ustadz atau guru di Majelis Taklim AL Badru Desa, Gambah Dalam luar.

Baca: Perbedaan Maia Estianty-Irwan Mussry dan Mulan Jameela-Ahmad Dhani Saat Rayakan Tahun Baru 2019

Baca: Daftar Artis Terkaya Indonesia, Sule Ungguli Syahrini & Nagita Slavina, Lalu Raffi Ahmad & Tukul?

Dalam aksinya pelaku dibantu dua rekannya untuk melancarkan rencana tipu muslihat. Dua pelaku ini sudah berhasil diamankan oleh pihak berwajib

Sugeng (45) yang berperan sebagai pencari target dan Alus (45) sebagai pengalih perhatian untuk menyakinkan korban.

Selanjutnya, korban berhasil diperdaya dengan menyerahkan kartu ATM dan nomor PINnya. Kartu ATM milik korban diganti dengan ATM palsu oleh para pelaku.

Korban sendiri baru menyadari tertipu, setelah uangnya mulai terkuras dari tabungannya.(banjarmasinpost.co.id/Rian)

Penulis: Aprianto
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved