Ekonomi dan Bisnis

Dampak Cuaca Ekstrem, Pedagang Ikan Tak Dapat Stok Ikan 3 Hari Terakhir

Cuaca ekstrem mulai dari angin kencang, ombak tinggi dan air pasang yang juga terjadi di Kalimantan Selatan (Kalsel) mulai pengaruhi berbagai sektor

Dampak Cuaca Ekstrem, Pedagang Ikan Tak Dapat Stok Ikan 3 Hari Terakhir
banjarmasinpost.co.id/acm
Stok ikan di kios pedagang ikan di Pasar Teluk Dalam Muara Banjarmasin terlihat sedikit akibat kekurangan pasokan 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Cuaca ekstrem mulai dari angin kencang, ombak tinggi dan air pasang yang juga terjadi di Kalimantan Selatan (Kalsel) mulai pengaruhi berbagai sektor termasuk pasokan ikan untuk konsumsi di Kota Banjarmasin.

Keadaan ini sebabkan pasokan ikan khususnya ikan laut di pasar tradisional di Banjarmasin berkurang diikuti melonjaknya harga.

Contohnya di Pasar Teluk Dalam Muara Banjarmasin, kios-kios pedagang ikan lengang tak banyak pedagang dan pembeli yang beraktivitas di tempat yang biasanya ramai ini, Selasa (1/1/2019).

Salah satu pedagang ikan yang masih berjualan, Hj Hadijah mengaku sudah tidak mendapatkan pasokan ikan laut seperti ikan tongkol dan tenggiri sejak 3 hari lalu.

Bahkan di lapaknya, hanya ada beberapa ekor ikan yang dijajakan dan sebagian besar lainnya dibiarkan kosong.

Baca: Ketika Mahfud MD Dapat Tawaran Endorse untuk Promo Produk di Medsos, 1 Twit Rp 4 Juta

Baca: Perbedaan Maia Estianty-Irwan Mussry dan Mulan Jameela-Ahmad Dhani Saat Rayakan Tahun Baru 2019

Baca: Cara Wudhu Sandiaga Uno saat Kampanye Pilpres 2019 Dikomentari Mahfud MD, Netizen Gaduh

Baca: KalselPedia: Beberapa Hotel Murah di Banjarmasin

Baca: 31 Instansi! Daftar Link Pengumuman Hasil Akhir (Kelulusan) CPNS 2018, Cek Juga sscn.bkn.go.id

"Sudah tiga hari tidak dapat ikan di Banjar Raya, barang ya sedikit dan mahal juga," kata Hj Hadijah.

Harga ikan tongkol tersebut juga dijual dengan harga cukup tinggi dibanding harga normal di harga Rp 40 ribu perkilogram selisih Rp 15 ribu dibanding harga pada saat stok mencukupi.

Harga yang tinggi tersebut menurut Hj Hadijah juga sebabkan lapaknya sepi pembeli.

Bahkan Hj Hadijah memilih untuk menutup lapaknya jauh lebih awal di pukul 10.00 WITA dibanding pukul 12.00 WITA hingga pukul 13.00 WITA. (Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody)

Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved