Berita Tanahlaut

Nelayan Desa Pagatan Besar Perlu Gudang Penyimpan Ikan Basah

Sudah satu pekan lebih, nelayan di pesisir Kabupaten Tanahlaut, Provinsi Kalimantan Selatan tidak mencari ikan, akibat dampak cuaca buruk.

Nelayan Desa Pagatan Besar Perlu Gudang Penyimpan Ikan Basah
banjarmasinpost.co.id/mukhtar wahid
Inilah pesisir pantai Teluk Pancur di Desa Tanjungdewa, Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanahlaut, dijadikan dermaga tambat kapal nelayan musim angin Timur 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Sudah satu pekan lebih, nelayan di pesisir Kabupaten Tanahlaut, Provinsi Kalimantan Selatan tidak mencari ikan, akibat dampak cuaca buruk dan gelombang air laut pasang.

Jantri, nelayan Desa Takisung, Kecamatan Takisung, Kabupaten Tanahlaut mengaku tidak mencari ikan karena cuaca dianggapnya tak bersahabat.

"Bagaimana mau mencari ikan nelayan di desa Takisung kalau cuacanya buruk. Saya lebih baik bertani sementara," katanya.

Yudi Heriyanto, nelayan di Desa Pagatan Besar, Kecamatan Takisung mengaku tidak berani mencari ikan karena cuaca ekstrem.

Baca: Sosok Ini Ungkap Syahrini Dinikahi Reino Barack dan Luna Maya Sudah Move On di Tahun 2019

Baca: Akhirnya! Aura Kasih Pamerkan Foto Pernikahan dengan Eryck Amaral, Lihat Keseruannya

Saat ini tidak ada persediaan ikan laut di Desanya. Itu karena Pemerintah Desa Pagatan Besar tidak memiliki gudang pendingin untuk menyimpan persediaan ikan.

"Pagatan Besar ini sebenarnya Kampung Nelayan. Saat cuaca ekstrem seperti harga ikan peda sangat manis kalau ada stoknya," katanya kepada reporter Banjarmasinpost.co.id, Selasa (1/1/2019).

Yudi heran saran Presiden Joko Widodo agar setiap desa pesisir mengalokasi dana desa untuk membangun gudang penyimpanan ikan ukuran 3x4 meter tidak ada yang merealisasikan.

"Banjar Raya di Banjarmasin saja tidak ada lemari pendingin untuk stok ikan basah. Semua desa pesisir sepertinya. Kalau musim cuaca ekstrem seperti bulan ini kalau ada stok ikan, nelayan senang," katanya. (Banjarmasinpost.co.id/ Mukhtar Wahid)

Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved