Berita Tanahbumbu

NEWSVIDEO : Duka Jajaran Polres Tanah Bumbu di Awal Tahun 2019, Kasat Narkoba Meninggal Dunia

Tepat pada 1 Januari 2019, satu perwira meninggal dunia. Perwira itu adalah Kasat Narkoba Polres Tanahbumbu Iptu Sunardi.

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Jajaran Polres Tanahbumbu berduka. Tepat pada 1 Januari 2019, satu perwira meninggal dunia. Perwira itu adalah Kasat Narkoba Polres Tanahbumbu Iptu Sunardi. Beliau meninggal dunia pada dini hari tadi.

Kasat Narkoba dinyatakan meninggal dunia pada pukul 03.00 Wita dan dimakamkan secara kedinas instasi Polri di pimpin langsung Kapolres Tanahbumbi AKBP Kus Subiyantoro SIK.

Suasana sedih juga menyelimuti semua keluarganya dan mereka harus kehilangan sosok pemimpin. Erni Agustini, istri dari almarhum juga terus mengeluarkan air mata karena kehilangan orang yang dia sayangi. Air mata tak terbendung lagi saat suaminya dimakamkan. Begitu juga dengan 3 anak yang ditinggalkannya.

Meski begitu, dia harus merelakannya meski sulit. Suryadi, mertua almarhum pun meminta maaf bila semasa hidup almarhum pernah menyinggung atau berbuat salah agar dimaafkan.

Baca: Peristiwa Aneh di Makam Andi Seventeen, Korban Tsunami Banten Dirasakan Erix Soekamti

Baca: Akhirnya! Aura Kasih Pamerkan Foto Pernikahan dengan Eryck Amaral, Lihat Keseruannya

Baca: Maia Estianty dan Mulan Jameela Disebut Ahmad Dhani di Video Terbarunya, Alhamdulillah

Baca: Mantan Manager Olga Syahputra Ungkap Fakta Soal Uta Syahputra yang Ditawari Kerja Kriss Hatta

Dia juga terkejut saat mengetahui menantunya meninggal dunia. Dimana saat itu, dirinya sedang berada di Kotabaru dan akhirnya dia langsung ke Tanahbumbu.

"Saya sempat tetkejut saat dengar kabar itu seakan tidak percaya. Namun, setelah itu saya langsung ke Batulicin," katanya, Selasa (1/1/2019).

Sementara itu, Kapolres Tanahbumbu AKBP Kus Subiyantoro SIK, mengatakan meninggalnya Kasat Narkoba Polres Tanbu membuat jajarannya berduka. Dia harus kehilangan pemimpin di Satuan Narkoba.

Dia menjelaskan, meninggalnya Kasat Narkoba itu terjadi usai melaksanakan kegiatan bersama jajarannya dan sempat makan sate kambing bersama anak buahnya. Namun, setelah itu, mengeluh sakit pada dadanya sehingga dibawa ke Klinik kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Marina.

"Tapi nyawanya tak tertolong lagi. Diduga karena jantung, tapi info lainnya, juga sempat makan durian, tak lama setelah melaksanakan kegiatan kembali makan sate kambing hingga akhirnya mengeluh sakit dan akhirnya meninggal dunia," katanya. (Banjarmasinpost.co.id/Man Hidayat)

Penulis: Man Hidayat
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved