Ekonomi dan Bisnis

Penjualan Kembang Api dan Terompet Menurun, Hanya Segini Keuntungan yang Didapat

Dalam rangka menyambut dan memperingati momen pergantian tahun, pesta kembang masih dilakukan sebagian masyarakat, meski dinilai tidak ramai

Penjualan Kembang Api dan Terompet Menurun, Hanya Segini Keuntungan yang Didapat
banjarmasinpost.co.id/maulana
Pedagang kembang api di Pasar Baru, Taman Sari, Rita saat menunggu pembeli 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Dalam rangka menyambut dan memperingati momen pergantian tahun, pesta kembang masih dilakukan sebagian masyarakat, meski dinilai tidak ramai seperti tahun-tahun belakangan.

Penurunan penjualan kembang api ini dirasakan beberapa toko penyedia kembang api di Banjarmasin.

Seperti halnya yang dijelaskan Karyawan Pancarbaru Firework, Jalan Antasari Banjarmasin, Nana, penjualan kembang api tahun ini cukup turun signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

"Penurunannya hingga 50 persen, mungkin karena ada imbauan tidak merayakan tahun baru secara berlebihan dan juga karena ekonomi sedang lesu," ujarnya.

Biasanya sebulan sebelum tahun baru sudah mulai ramai pembeli di tempatnya, kini menjelang hari perayaan masih sepi peminat.

Baca: Pria Ini Ngaku Titisan Nabi Muhammad SAW Saat Tabligh Akbar di Malam Tahun Baru 2019, Warga Resah!

Baca: Video Meriahnya Pesta Kembang Api di Burj Khalifa Sambut Tahun Baru 2019, Ruben Onsu Nonton!

Baca: Peristiwa Aneh di Makam Andi Seventeen, Korban Tsunami Banten Dirasakan Erix Soekamti

Baca: Puluhan Contoh Ucapan Selamat Tahun Baru 2019, Cocok untuk Status Facebook, Instagram dan Twitter

"Kalau tahun-tahun sebelumnya perhari bisa ratusan orang pembeli, sedangkan sekarang paling banyak 50 konsumen perhari," sebutnya.

Soal harga kembang api yang dibanderol di tempatnya beragam, tergantung jenis dan jumlah ledakan dari kembang api.

"Harga kembang api mulai Rp 35 Ribu hingga jutaan, tapi yang paling diminati itu yang harganya Rp 35 ribu hingga Rp 185 ribu," lanjutnya.

Tak hanya kembang api, penjualan terompet juga ia rasakan alami penurunan penjualan.

"Terompet juga penjualannya turun sama seperti kembang api," terangnya.

Halaman
12
Penulis: M Maulana
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved