Penemuan Mayat di Lampau Jejangkit

Sosok yang Ditemukan Jadi Mayat di Jejangkit Seorang Petani Pendatang, Ini Kata Keponakannya

Tanpa disangka, warga menemukan salah satu petani pendatang, yakni Bhakti yang tinggal di area pondok persawahan sudah tewas dalam membusuk.

Sosok yang Ditemukan Jadi Mayat di Jejangkit Seorang Petani Pendatang, Ini Kata Keponakannya
istimewa
Lokasi tempat penemuan mayat Bhakti, petani pendatang di tengah persawahan Handil Bati-Bati RT 005, Desa Sampurna, Kecamatan Jejangkit, Kabupaten Batola geger, Selasa (1/1/2019) sekitar pukul 15 00 Wita. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Warga Handil Bati-Bati RT 005, Desa Sampurna, Kecamatan Jejangkit, Kabupaten Batola geger, Selasa (1/1/19) sekitar pukul 15:00 Wita. Tanpa disangka, warga menemukan salah satu petani pendatang, yakni Bhakti yang tinggal di area pondok persawahan sudah tewas dalam membusuk.

Informasi dihimpun, Bhakti diperkirakan meninggal di pondok tengah areal persawahan sejak tiga hari lalu. Mayat tersebut ditemukan adik Bhakti, yakni Amat dan warga setempat. Bhakti sebelum meninggal diduga dalam keadaan sakit kepala dan panas.

Sang adik sudah mewanti-wanti dan meminta kakaknya tersebut untuk beristirahat dan tidak pergi ke sawah. Setelah tiga hari kemudian tak pulang ke rumah, Amat menemukan kakaknya dalam kondisi meninggal dunia.

Camat Jejangkit Mujiburahman, saat dikonfirmasi membenarkan meninggalnya Bhakti, seorang petani pendatang di tengah areal persawahan Handil Bati-Bati RT 005, Desa Sampurna, Kecamatan Jejangkit, Kabupaten Batola.

Baca: Geger Temuan Mayat di Dalam Lampau di Jejangkit Batola, Begini Kondisinya

Menurut Mujib, almarhum Bakti adalah petani pendatang di wilayah Handil Bati-Bati RT. 005 Desa Sampurna.

“Untuk tempat tinggalnya di lokasi persawahan dan jauh dari rumah warga. Almarhum semasa hidupnya seorang yang bisu sehingga dalam bergaul sesama petani di lokasi tersebut kurang begitu dikenal dan akrab dengan petani setempat,” katanya.

Menurut Mujib, penemuan mayat ini dilaporkan kepada Polsek Jejangkit dan sekarang mayat berada di ruang mayat RSUD Ulin Banjarmasin untuk otopsi lebih lanjut. Dengan kejadian ini diharapkan setiap warga pendatang yang masuk ke wilayah Kecamatan Jejangkit untuk segera lapor.

“Sebaiknya pendatang melaporkan dirinya kepada ketua RT dan kades setempat sehingga akan mempermudah pendataan tentang kependudukannya. Suatu data kependudjukan itu diperlukan dan akan diketahui secara pasti kedudukannya,” tegas Mujib.

Sementara informasi lain menyebutkan Bakti, adalah petani warga Gudang Tengah Desa Abumbun Kec Sungai Tabuk dan untuk memudahkan kerjanya dia tinggal di tengah persawahan Handil Bati-Bati RT 005, Desa Sampurna, Kecamatan Jejangkit.

Baca: Peristiwa Aneh di Makam Andi Seventeen, Korban Tsunami Banten Dirasakan Erix Soekamti

Kata Jubri, keponakan korban, menjelaskan Bakti memang berada di pondok persawahan di Jejangkit bersama petani lainnya. Bakti sebelum meninggal sempat mengeluh pusing dan demam dengan bahasa isyarat kepada keponakannya.

“Paman Bakti punya riwayat sakit darah tinggi,” katanya.

Iptu Guna Kapolsek Jejangkit di kamar mayat RSUD Ulin Banjarmasin menyebutkan dugaan korban meninggal karena sakit dan menurut keterangan saudaranya mengeluh sakit. Diperkirakan korban menunggal 2 hingga 3 hari yang lalu..

“Di lapangan tak ada tanda mencurigakan sepertikorban kekerasan. Untuk ini kami mau melakukan tindakan visum,” katanya. (ogi/jd).

Penulis: Edi Nugroho
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved