Pilpres 2019

Cara Kubu Prabowo-Sandiaga Uno Ubah Kuasai Jateng dan Ungguli PDIP & Jokowi-Ma'ruf di Pilpres 2019

Cara Kubu Prabowo-Sandiaga Uno Ubah Kuasai Jateng dan Ungguli PDIP & Jokowi-Ma'ruf di Pilpres 2019

Cara Kubu Prabowo-Sandiaga Uno Ubah Kuasai Jateng dan Ungguli PDIP & Jokowi-Ma'ruf di Pilpres 2019
Kompas.com
Capres urut 1 Joko Widodo dan nomor urut 2 Prabowo Subianto berjalan bersama pada Deklarasi Kampanye Damai dan Berintegritas di Kawasan Monas, Jakarta, Minggu (23/9/2018). Deklarasi tersebut bertujuan untuk memerangi hoaks, ujaran kebencian dan politisasi SARA agar terciptanya suasana damai selama penyelenggaraan Pilpres 2019. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Anggapan bahwa Jawa Tengah adalah basis pendukung PDI Perjuangan dan partai-partai pendukung Joko Widodo-Ma'ruf Amin di Pilpres 2019 akan diubah oleh kubu Prabowo-Sandiaga Uno.

Ketua Sekretariat Nasional Prabowo-Sandiaga Uno di Pilpres 2019, Mohamad Taufik menyebutkan, Jawa Tengah akan berubah menjadi basis pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno bukan Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

"Stigma itu mau kami ubah di 2019. Stigma Jawa Tengah adalah kandang banteng akan kami ubah jadi tumbuhnya lumbung PaDi alias Prabowo-Sandi," ujar Taufik ketika dihubungi, Rabu (2/1/2019).

Baca: Ezra Walian Enggan Gabung, Ini Daftar Terbaru Pemain Buruan Persib Bandung di Liga 1 2019

Baca: Sikap Billy Syahputra ke Uta Syahputra Usai Video Tukang Parkir Viral dan Ditawari Kerja Kriss Hatta

Baca: Sinyal Hansamu Yama untuk Segera Gabung Persebaya Surabaya, Sebut Andik Vermansyah dan Evan Dimas

Baca: Sosok Letjen Doni Monardo yang Pelantikannya Sebagai Kepala BNPB Ditunda Presiden Jokowi

Baca: Setelah Tanyai Jokowi, Raffi Ahmad Bertemu KH Maruf Amin, Bahas Pilpres 2019?

Taufik mengatakan, tidak ada hal yang tak mungkin, termasuk merebut dukungan warga Jawa Tengah.

Pada Pilkada 2017, kata dia, pasangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno awalnya dianggap remeh.

Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta itu, mengatakan, Anies-Sandiaga sempat diprediksi tak lolos putaran pertama.

"Tetapi kan akhirnya menang, yang penting jangan pernah lelah konsolidasi dan turun ke bawah saja," ujar Taufik. Pendirian posko di sejumlah daerah di Jawa Tengah menjadi cara untuk merebut dukungan itu.

Taufik mengatakan, Sandiaga telah meresmikan 4 posko yaitu di Solo Raya atau Karanganyar, Pekalongan, Semarang, dan Kendal.

Dua pasangan capres-cawapres, Joko Widodo-Maruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, menghadiri deklarasi kampanye damai di Lapangan Silang Monas,
Dua pasangan capres-cawapres, Joko Widodo-Maruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, menghadiri deklarasi kampanye damai di Lapangan Silang Monas, (KOMPAS.com/ABBA GABRILIN)

Posko tersebut akan menjadi tempat berkumpul para relawan Prabowo-Sandiaga di Jawa Tengah. Di posko itu, relawan akan disiapkan untuk menyosialisasikan visi misi Prabowo-Sandiaga.

"Di sana ada pelatihan untuk tim yang turun ke desa misalnya bagaimana cara mendekati masyarakat di desa-desa karena yang kita tuju itu masyarakat desa," kata dia.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Timses Prabowo-Sandiaga: Stigma Jateng "Kandang Banteng" Akan Diubah Jadi "Lumbung PaDi

Editor: Rendy Nicko
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved