Berita Regional

Tahun 2018, Ratusan Orang Terseret Ombak di Pantai Selatan Gunungkidu

Selama tahun 2018, ratusan orang terseret gelombang di pantai selatan Gunungkidul, Yogyakarta. Dari jumlah tersebut, sebagian besar berhasil diselamat

Tahun 2018, Ratusan Orang Terseret Ombak di Pantai Selatan Gunungkidu
net
Ilustrasi Tenggelam

BANJARMASINPOST.CO.ID, YOGYAKARTA - Selama tahun 2018, ratusan orang terseret gelombang di pantai selatan Gunungkidul, Yogyakarta. Dari jumlah tersebut, sebagian besar berhasil diselamatkan.

Keterbatasan personel dan peralatan masih menjadi kendala tersendiri saat penyelamatan korban.

Koordinator SAR Satlinmas Korwil II Gunungkidul, Marjono mengatakan, pada tahun 2018 terjadi 98 kasus kecelakaan laut dengan 128 orang warga terseret ombak di sejumlah pantai, dengan korban jiwa 2 orang, satu orang hilang.

Angka itu meningkat jika dibandingkan Sepanjang tahun 2017, di mana tercatat ada 76 kasus kecelakaan laut yang terjadi. Jumlah korban sebanyak 118, dengan korban selamat 115 orang, sedangkan korban meninggal 3 orang.

Baca: Saat Selfie Ayah dan Dua Anak Tewas Tenggelam, Sang Ibu Berhasil Selamatkan Si Kembar

"Angkanya meningkat untuk jumlah kecelakaannya," kata Marjono, saat dihubungi, Rabu (2/1/2019).

Adapun kecelakaan ini dipicu oleh pengunjung yang tidak mengindahkan sejumlah papan informasi termasuk tanda di sekitar area berbahaya.

Baca: Jadwal Piala AFF U-22 2019 : Timnas U-22 Indonesia vs Myanmar di Laga Pertama, Timnas Belum Dibentuk

Pihaknya melalui pengeras suara tak henti-hentinya mengingatkan wisatawan untuk tidak terlalu ke tengah saat bermain di sekitar pantai.

"Sebagian pengunjung sering nekat dan mengabaikan larangan untuk berenang di pantai," ucap dia.

Marjono mengakui, dengan keterbatasan personel dan peralatan, pihaknya kesulitan mengawasi 37 titik pantai yang menjadi wilayah operasional SAR Satlinmas Korwil II. Idealnya menurut dia, satu kawasan pantai ada 3 personel.

Selain itu, peralatan evakuasi juga dirasakan kurang, dari dua kapal jukung yang dimiliki SAR, satu di antaranya sudah tidak layak.

Halaman
12
Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved