B Focus

Pelaku eSport Bisa Hasilkan Dolar, Pengalaman Raihun Jadi Joki Dapat Rp 1 Juta

DI Kalsel, khususnya Banjarmasin dan sekitarnya, para gamer kebanyakan bergabung atau membentuk sebuah komunitas.

Pelaku eSport Bisa Hasilkan Dolar, Pengalaman Raihun Jadi Joki Dapat Rp 1 Juta
istimewa
Komunitas Kocak Gaming 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - DI Kalsel, khususnya Banjarmasin dan sekitarnya, para gamer kebanyakan bergabung atau membentuk sebuah komunitas. Satu di antaranya Kocak Gaming yang pernah menyabet gelar juara dalam sebuah turnamen.

Ketua Kocak Gaming, Raihul, menilai eSport di Banua terus berkembang pada tahun-tahun terakhir. “Buktinya komunitasnya sangat banyak di sini,” ujar dia kepada BPost.

Bermunculannya komunitas ditambah kompetisi, menurut Raihul, setidaknya mendatangkan dua manfaat bagi gamer atau pemain eSport.

“Pertama jadi tambah teman yang sehobi. Selain itu, akan mendapatkan ilmu, karena menghadapi lawan-lawan yang hebat tentu akan semakin menambah kemampuan kita," tutur dia.

Raihul yang pernah menjadi juara sebanyak dua kali, menambahkan, Kocak Gaming pernah diundang menjadi bintang tamu di sebuah acara di Kandangan. Tak disangka, sambutan gamer di Kota Dodol cukup antuasis.

“Sama seperti olahraga lainnya, eSport ada kalah dan menang. Kalah menang itu biasa. Tetapi kalau bisa juara, tentunya ada kebanggaan tersendiri," kata dia.

Baca: eSport Banua Menggeliat, Ini Game yang Paling Banyak Dimainkan Pelajar hingga Mahasiswa

Baca: eSpot Banua Menggeliat, Adit Berambisi Bela Timnas eSport Indonesia

Baca: Respons Maia Estianty Tentang Karma yang Sedang Bersama Irwan Mussry Al El Dul, Sindir Ahmad Dhani?

Baca: Longsor Cisolok Sukabumi, Cindy Melihat 12 Keluarga Terkubur, Korban Meninggal Capai 19 Orang

Raihul melanjutkan, untuk menjadi gamer perlu pengorbanan uang (buat membeli kuota internet) dan juga waktu. Namun itu tak jadi kendala bagi komunitas ini.

"Namanya juga hobi, tak peduli biayanya yang dikeluarkan," ucap dia.

Meski begitu, di sisi lain pelaku eSport bisa menghasilkan Dolar. Itu apabila menjadi profesional dan benar-benar menekuninya. Raihul sendiri pernah mencicipi uang dari eSport.

"Bisa menjadi pekerjaan sebenarnya. Saya pernah menjokikan orang lain dan dapat satu juta rupiah," aku dia.

Meski eSport sudah begitu berkembang di Kalsel, namun saat ini belum ada federasi atau asosiasi yang menaungi. Untuk itulah Raihul berharap ke depannya bisa dibentuk di Kalsel.

"Kami berharap ada federasinya di Kalsel. Dengan begitu para pemain eSport lebi lebih terarah dan bahkan mewakili Kalsel di kejuaraan nasional," pungkas dia. (banjarmasinpost.co.id/frans rumbon)

Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved