Pilpres 2019

Resmi! Andi Arief dan 2 Anggota Partai Demokrat Dilaporkan ke Bareskrim Polri Soal Hoaks Surat Suara

Resmi! Andi Arief dan 2 Anggota Partai Demokrat Dilaporkan ke Bareskrim Polri Soal Hoaks Surat Suara

Resmi! Andi Arief dan 2 Anggota Partai Demokrat Dilaporkan ke Bareskrim Polri Soal Hoaks Surat Suara
capture kompas.com
Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arif resmi dilaporkan ke Bareskrim Polri terkait dengan cuitan Andi yang menyebut adanya tujuh kontainer surat suara sudah dicoblos jelang Pilpres 2019.

Pelapor Andi Arief adalah seorang relawan pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01, C Suhadi. Laporan Suhadi diterima polisi dengan nomor STTL/005/I/2019/Bareskrim.

Dalam surat tanda laporan tertulis terdapat dua nama, salah satunya Andi Arief. Sedangkan, pasal yang disangkakan yakni UU ITE Pasal 28 ayat (1), Jo pasal 45 ayat (2) tentang penyebaran berita bohong.

"Relawan berkepentingan terhadap pilpres ini. Saya melihat ada informasi hoaks yang tentunya harus saya sikapi dan kemudian melaporkan persoalan ke Bareskrim," kata Suhadi di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis (3/1/2019).

Baca: Respons Edy Rahmayadi Soal Perwakilan Bobotoh Persib Bandung Dukung Capres-Cawapres di Pilpres 2019

Baca: Maia Estianty Bantah Pernyataan Ahmad Dhani Soal Awal Kedekatannya dengan Irwan Mussry, Ini Faktanya

Baca: Sosok Kekasih Baru Sule Usai Cerai dari Teh Lina Terungkap, Ayah Rizky Febrian Akan Menikah?

Baca: Link Pengumuman Hasil Akhir CPNS 2018 Pemkab HSS, Cek Namamu Usai Daftar Via sscn.bkn.go.id

Ia menjelaskan, ada tiga orang yang dilaporkan, salah satunya yakni anggota Partai Demokrat berinisial AA (Andi Arief). Ia menilai Andi membuat citra buruk pada capres-cawapres nomor urut 01 Jokowi-Ma’ruf Amin di Pilpres 2019.

“Ya (anggota Partai Demokrat Andi Arief) kira-kira begitu. Yang patut dilaporkan itu perbuatannya,” ucapnya.

Informasi mengenai adanya tujuh kontainer berisi surat suara pemilu beredar mulai Rabu (2/1/2019) sore.

Salah satunya diunggah Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat Andi Arief, melalui akun Twitter pribadinya, @AndiArief_.

"Mohon dicek kabarnya ada 7 kontainer surat suara yg sudah dicoblos di Tanjung Priok. Supaya tidak fitnah harap dicek kebenarannya karena ini kabar sudah beredar," demikian twit Andi.

Berdasarkan pantauan Kompas.com, kicauan Andi tersebut diunggah pada pukul 20.05, Rabu (2/1/2019). Namun, cuitan ini sudah tidak ditemukan.

Wakil Sekjen Partai Demokrat Andi Arief (KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO)
Wakil Sekjen Partai Demokrat Andi Arief (KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO) ()

Pada Rabu tengah malam, Komisi Pemilihan Umum (KPU) langsung mengecek informasi itu bersama Bawaslu dan Bea dan Cukai di Kantor Bea Cukai Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Setelah melakukan pengecekan, KPU menyatakan kabar tersebut bohong. KPU juga membantah kabar yang menyebut KPU telah menyita satu kontainer yang berisi surat suara yang sudah dicoblos.

"Hari ini kami memastikan, berdasarkan keterangan yang didapat oleh pihak Bea Cukai, tidak ada kebenaran tentang berita tujuh kontainer tersebut, itu tidak benar," kata Ketua KPU Arief Budiman.

KPU hingga saat ini belum melakukan produksi surat suara. Surat suara rencananya baru akan diproduksi pertengahan Januari 2019.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Relawan Jokowi Laporkan Andi Arief Terkait Penyebaran Hoaks Surat Suara"

Editor: Rendy Nicko
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved