Berita Hulu Sungai Tengah

33 Baskom Anakan Ikan Dirazia dari Pasar Barabai, Ini yang Ditakutkan Pemkab HST

Sebanyak 33 baskom hitam besar berisi anakan ikan atau baby fish berhasil diamankan oleh Satpol PP Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST)

33 Baskom Anakan Ikan Dirazia dari Pasar Barabai, Ini yang Ditakutkan Pemkab HST
Banjarmasinpost.co.id/Eka Pertiwi
Hasil razia anakan ikan yang dibawa di halaman Kantor Bupati Kabupatem Hulu Sungai Tengah, Jumat (4/1). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Sebanyak 33 baskom hitam besar berisi anakan ikan atau baby fish berhasil diamankan oleh Satpol PP Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) dan Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Jumat (4/1) pagi.

Razia ini merupakan razia yang dilakukan di Pasar Barabai. Anakan ikan yang dirazia yakni ikan papuyu, ikan haruan, dan ikan sapat.

Razia ini merupakan Penegakkan Perda 16 Tahun 2011 tentang Perlindungan Sumberdaya Ikan dan Larangan Penangkapan Ikan dengan Alat Setrum dan Potas atau Sejenisnya di Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

Baca: Anda Lulus Seleksi SKB CPNS 2018 - Pemberkasan CPNS 2018 Dimulai 7 Januari, Ini Syarat-syaratnya

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Ketahahan Pangan dan Perikanan Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Sunar Wiwarni, mengatakan jika anakan ikan termasuk ikan yang dilarang ditangkap dan dikonsumsi.

Baca: Kriss Hatta Sempat Tawarkan Adik Billy Syahputra Pekerjaan, Bagaimana Kelanjutannya?

Mengingat, ekosisitem ikan harus dijaga. "Ikan-ikan ini harus dilestarikan. Jika ditangkap, kami khawatir ikan-ikan ini akan menjadi langka," jelasnya.

Pedagang pun tak melawan ketika dirazia. Menurutnya, pedagang sudah mengetahui mengenai aturan ini.

"Kami tidak menindak penjual. Meski aturan mengatur penindakan. Hari ini hanya kami sita ikan," jelasnya.
(Banjarmasinpost.co.id/Eka Pertiwi)

Penulis: Eka Pertiwi
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved