Sains

Bukan Alien, Kini Ada Makhluk Hidup di Bulan, Ilmuwan China Bikin Gebrakan Baru

Ada makhluk hidup di Bulan saat ini. Tentu itu bukan alien, melainkan benih kentang dan selada (Arabidopsis thaliana).

Bukan Alien, Kini Ada Makhluk Hidup di Bulan, Ilmuwan China Bikin Gebrakan Baru
Peta Pixel
Foto earthrises yang mengingatkan pada hasil jepretan astronot William Sanders pada 1968 silam 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Ada makhluk hidup di Bulan saat ini. Tentu itu bukan alien, melainkan benih kentang dan selada (Arabidopsis thaliana).

Benih-benih tersebut dibawa oleh wahana antariksa milik China, Chang'e-4. Wahan ini berhasil mendarat di sisi jauh bulan pada Kamis (03/01/2018) kemarin.

Chang'e-4 tak hanya membawa tanaman, tapi juga hewan. Hewan yang dimaksud berupa telur ular sutra.

Menurut laporan di The Telegraph, Jumat (13/04/2018), ide awalnya adalah tanaman akan menyokong hidup ulat sutra dengan oksigen. Sedangkan ulat sutra, pada gilirannya, akan menyediakan tanaman dengan karbon dioksida dan nutrisi dari kotoran mereka.

Baca: Roy Kiyoshi Sebut Sebut Suhu Pilpres 2019 Memanas Sejak 2019, Ustadz Abdul Somad Beri Pesan Ini

Eksperimen ini dilakukan oleh para peneliti untuk melihat apakah tanaman bisa melakukan fotosintesis dan tumbuh di lingkungan Bulan.

"Kami ingin mempelajari respirasi benih dan fotosintesis di Bulan," ungkap Xie Gengxin, kepala perancang percobaan ini dikutip dari Live Science, Kamis (03/01/2019).

Baca: Gempa M 5,7 Guncang Maluku Tenggara Barat Siang Ini, Ini Catatan dari BMKG

Percobaan "biosfer" ini merupakan kolaborasi dari 28 universitas di China. Uji coba itu dilakukan dalam tabung silinder paduan aluminium 0,8 liter dengan berat 3 kg, termasuk kotoran, nutrisi, dan air di dalamnya.

Diharapkan, sinar matahari akan menyaring ke dalam wadah melalui "tabung". Para ilmuwan akan menyaksikan perkembangan tanaman dan ulat itu dari kamera kecil yang terpasang.

Datanya kemudian akan dikirim ke Bumi melalui sistem relai rumit yang disiapkan oleh China.

"Mengapa kentang dan Arabidopsis? Karena periode pertumbuhan Arabidopsis pendek dan nyaman untuk diamati. Sedangkan kentang bisa menjadi sumber makanan utama bagi para turis luar angkasa di masa depan," kata Liu Hanlong, direktur utama percobaan ini.

Baca: Berkat Warganet Identitas Penghina Dian Nitami Terbongkar, Anjasmara: Dia Kuliah di Medan

"Eksperimen kami mungkin membantu mengumpulkan pengetahuan untuk membangun basis Bulan dan tempat tinggal jangka panjang di sana," imbuhnya.

Sebelumnya, dalam percobaan di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS), tanaman rockcress berhasil tumbuh. ISS menunjukkan bahwa daun tanaman itu naik turun ketika mendekati gravitasi Bulan.

Meski begitu, masih menjadi pertanyaan apakah tanaman berbunga bisa tumbuh subur di sisi jauh bulan. Tapi, untuk saat ini, setidaknya kita tahu bahwa ada kehidupan di wilayah lain tata surya.

Hai Guys! Berita ini ada juga di KOMPAS.com

Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved