Berita HSU

Eceng Gondok di Amuntai Mulai Ganggu Transportasi Kapal

Kecamatan Paminggir seluruhnya merupakan daerah rawa, transportasi yang digunakan masyarakatpun adalah transportansi air berupa kapal dan speed boat.

Eceng Gondok di Amuntai Mulai Ganggu Transportasi Kapal
banjarmasin post group/ reni kurnia wati
Eceng gondok di Amuntai mulai banyak ganggu kapal lewat 

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI - Kecamatan Paminggir seluruhnya merupakan daerah rawa, transportasi yang digunakan masyarakat pun adalah transportansi air berupa kapal dan speed boat.

Karenanya jalur sungai berperan penting dalam akses keluar masuk Kecamatan paminggir. Namun sayangnya pada musim penghujan seperti saat ini jalur transportasi sering terganggu dengan adanya eceng gondok yang memenuhi bantaran sungai.

Seluruh jenis kapal pun kesulitan untuk melintas jika eceng gondok memenuhi sungai atau biasa disebut warga dengan sebutan pampan.

Asrani anggota DPRD asal Kecamatan Paminggir mengatakan jikaeceng gondok memenuhi sungai maka seluruh jenis kapal akan sulit melintas karena tanaman tersebut membuat baling baling mesin kapal akan tersangkut akar dan membuat mesin mati.

Baca: Tak Hanya Foto Bugil, Oknum Polwan Ini Juga Kirim Video Porno Durasi 11 Menit ke Napi di Lapas

Biasanya hal ini terjadi pada musim penghujan seperti saat ini. Terlebih jika air sungai barito sedang tinggi dan mengalir menuju Paminggir. "Kadang bisa satu bulan tidak hilang karena sungai barito tinggi, sedangjan jika musim penghujan biasa nanun sungai barito tengah surut hanya beberapa hari saja," ungkapnya.

Biasanya pemerintah daerah bekerjasama dengan Dinas Perhubungan Provinsi bekerjasama menurunkan kapal pembersih sungai untuk mengambil eceng gondok dan langsung mengolah eceng gondok tersebut menjadi pupuk kompos diatas kapal.

Baca: Daftar Harga Tiket Pesawat Jurusan Banjarmasin Usai Tahun Baru 2019 dan Libur Natal

"Kami berharap Kabupaten HSU memiliki kapal pembersih sungai sendiri dan standby di perairan Kabupaten HSU untuk menjaga jalur sungai," ungkapnya.

Terpisah Jani salah seorang pengemudi speedboat mengatakan saat musim penghujan memang banyak eceng gondok yang menggnggu transportaasi air. Namun baginya permaslaahan ini sudah biasa karena dirinyabjuga menggunakan speedboat yang memiliki dia mesin dan berputar otonatis saat ada eceng gondokvyang menyangkut di mesin.

"Lasiannitu kalau kapal kecil, pasti mesinnya mati jika terlilit eceng gondok," ujarnya. (banjarmasinpost.co.id/ reni kurnia wati)

Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved