Serambi Ummah

Kisah Masjid Tua yang Selalu Ramai Setiap Rabu

DARI cerita orang-orang terdahulu, di kampung Pelaihari ada sebuah masjid yang diperkirakan sudah ada sejak 1935.

Kisah Masjid Tua yang Selalu Ramai Setiap Rabu
BPost Cetak
Serambi ummah edisi cetak Jumat (4/1/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - DARI cerita orang-orang terdahulu, di kampung Pelaihari ada sebuah masjid yang diperkirakan sudah ada sejak 1935.

Letaknya di tepi danau di Jalan Pusaka, Kelurahan Pelaihari.

Konstruksi masjid saat itu dari kayu ulin, lantai (papan) dari ulin dan atap (sirap) ulin.

Sederhana memang, ukuran 7 x 7 meter sesuai keperluan warga kala itu, dibangun bergotong royong.

Keinginan warga Pelaihari punya simbol tempat ibadah yang besar dan megah serta luas, lantas tokoh agama dan tokoh masyarakat bersepakat merehab masjid tua tersebut.

Bupati Tanahlaut, saat itu dijabat Adriansyah menjanjikan membangun Masjid Agung Syuhada Pelaihari dari dana APBD Kabupaten Tanahlaut.

Baca: KalselPedia - Keindahan Bangunan Masjid Agung Nurussalam Tanahbumbu Mirip Sidney Opera House

Baca: Aktor Senior Torro Margens Meninggal Dunia, Sosoknya Ditakuti Ruben Onsu Karena Cerita Sang Mama

Baca: Bukan Dikenalkan Ahmad Dhani, Begini Cara Maia Estianty Bertemu dengan Irwan Mussry

Baca: Mantan Istri Aming, Evelin Nada Anjani Gaet Artis Malaysia Adik Miller Khan, Lihat Buktinya di Sini

Pada 2004, dimulai pembangunannya.

Status Masjid Syuhada yang awalnya Masjid Jami, menjadi Masjid Agung Syuhada ditetapkan berdasarkan surat keputusan Bupati Tanahlaut bernomor 138 tahun 2007 tanggal 2 April 2007 tentang Masjid Syuhada Pelaihari sebagai Masjid Agung Tanahlaut.

Kini, masjid megah itu selalu ramai setiap Rabu.

Karena di dekat masjid itu, dibuka lapak pasar sejumput yang pembelinya dari jemaah majelis taklim Masjid Agung Syuhada, Tanahlaut.

Majelis setiap Rabu itu, awalnya diisi KH Ahmad Bakri.

Almarhum yang turut mendorong pembangunan Masjid Agung Syuhada, Tanahlaut hingga menjadi kebanggaan warga.

Halaman
12
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved