Berita Nasional

Penjelasan Resmi Polisi Soal Penggerebekan Rumah Andi Arief Usai Unggah Hoaks Surat Suara

Penjelasan Resmi Polisi Soal Penggerebekan Rumah Andi Arief Usai Unggah Hoaks Surat Suara

Penjelasan Resmi Polisi Soal Penggerebekan Rumah Andi Arief Usai Unggah Hoaks Surat Suara
Wakil Sekjen Partai Demokrat Andi Arief (KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO) 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Pihak kepolisian akhirnya memberikan penjelasan resmi perihal penggerebekan rumah Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat (PD) Andi Arief usai unggah kabar hoaks adanya 7 kontainer surat suara Pilpres 2019 telah dicoblos.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo menuturkan, rumah tersebut bukan milik politisi Partai Demokrat Andi Arief lantaran sudah dijual pada tahun 2014.

“Enggak masuk akal juga rumah (yang sudah dijual) tahun 2014 kok digrebek, ngapain digerebek,” ujar Dedi di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (4/1/2019).

Dedi mengakui, polisi sempat ke rumah yang terletak di Kedaton, Bandar Lampung tersebut. Kedatangan tersebut karena isu penggerebekan viral di media sosial.

Baca: Umuh Muchtar Bicara Target Komposisi Pemain Persib Bandung di Liga 1 2019 Bersama Miljan Radovic

Baca: Pertengkaran Raffi Ahmad dan Nagita Slavina Sebelum Berangkat ke Jepang, Gara-gara Cincin Hilang!

Baca: Pemain Ini Sebut Stefano Cugurra Latih Bali United di Liga 1 2019 Usai Pamit dari Persija Jakarta

Baca: Buka Bukaan Youtuber Ria Ricis Hasilkan 3,6 Miliar Per Tahun, Rosiana Langsung Sebut Sri Mulyani

Dedi memastikan, petugas ke rumah tersebut untuk mengecek isu penggerebekan.

"Bukan penggerebekan. Setelah ramai di viral dicek sama petugas di sana, benar enggak rumah Pak Andi Arief, bukan ternyata rumahnya sudah dijual 2014. Itu mengecek memastikan, karena ramai di media sosial," ujar Dedi.

Dedi menuturkan, petugas yang datang berasal dari Polres Bandar Lampung, bukan dari Polda Lampung.

Andi Arief lewat twitnya di Twitter mengaku rumahnya yang berada di Lampung digeruduk. Baca juga: Andi Arief Sebut Rumahnya di Lampung Digeruduk Polisi

Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief.
Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief. (capture kompas.com)

“Rumah saya di Lampung digeruduk dua mobil Polda mengaku cyber,” cuit Andi dalam akun media sosial Twitter @AndiArief_pada Jumat (4/1/2019).

Politisi Demokrat ini pun meminta bantuan pada Kapolri agar tidak melakukan hal tersebut. Andi Arief mengatakan dirinya akan bersedia hadir apabila dipanggil polisi.

Baca: Daftar Pemain Top yang Jadi Rebutan Persija, Persib, Persebaya Hingga Madura United di Liga 1 2019

“Pak Kapolri, apa salah saya. Saya akan hadir secara baik-baik kalau saya diperlukan. Pak Kapolri, jangan kejam terhadap rakyat. Salah saya apa,” kicau Andi.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Bantah Gerebek, Polisi Sebut Rumah Andi Arief di Lampung Sudah Dijual Sejak 2014"

Editor: Rendy Nicko
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved