Banjarbaru Berinovasi

Warga Dan Santri di Ponpes Raudhatun Nasyiin Senang Dapat Bantuan Sumur Bor

Rasa syukur dirasakan oleh satri dan pimpinnan Pondok Pesantren (Ponpes) Raudhatun Nasyiin sebab mendapatkan bantuan sumur bor

Warga Dan Santri di Ponpes Raudhatun Nasyiin Senang Dapat Bantuan Sumur Bor
Humas Pemko Banjarbaru
Wakil Wali Kota Banjarbaru H Darmawan Jaya Setiawan menggunting pita persemian sumur bor yang dihadir unsur terkait. 

BANJARMASIN POST.CO.ID, BANJARBARU - Rasa syukur dirasakan oleh satri dan pimpinnan Pondok Pesantren (Ponpes) Raudhatun Nasyiin sebab mendapatkan bantuan sumur bor dari Pemko Banjarbaru. Selama ini mereka yang merupakan santri dari keluarga kurang mampu kesulitan air bersih.

Penyerahan bantuan sumur bor dan Lampu Tenaga Surya Hemat Energi itu diserahkan oleh Wakil Wali Kota Banjarbaru H Darmawan Jaya Setiawan kepada warga setempat dan pihak Ponpes Raudhatun Nasyiin Jalan Bumi Berkat 7, Banjarbaru Selatan.

Dalam acara itu hadir pula Direktur Konservasi ESDM Hariyanto, Kepala Pusat PPESDM Ir Muhammad Priharto Dwi Nugroho MSi, Anggota DPR RI Komisi VII Dardiansyah, Bupati Tapin Drs H M Arifin Arfan MM, Camat Banjarbaru Selatan, Lurah Sungai Besar Pimpinan Ponpes Raudhatun Nasyiin, dan undangan lainya.

Pimpinan Ponpes Raudhatun Nasyiin Ustadz Hendry Atmaja mengucapkan selamat datang kepada rombongan Kementerian Energi Dan Sumber Daya Mineral yang telah membantu Sumur Bor Air Bersih di wilayah Ponpes Raudhatun Nasyiin, Jalan Mistar Cokrokusumo, Sungai Besar)Kelurahan Sungai Besar Kecamatan Banjarbaru Selatan semoga ini bermanfaat bagi kita dan masyarakat sekitar.

Wakil Wali Kota Banjarbaru H Darmawan Jaya Setiawan mengatakan bahwa air merupakan kebutuhan pokok yang harus dipenuhi, baik untuk konsumsi dan kebutuhan hidup lainnya.

Namun demikian tidak dapat dipungkiri, masih banyak daerah-daerah yang masih mengalami kesulitan air bersih, baik karena kondisi alam, maupun karena terbatasnya kemampuan pendanaan masyarakat untuk memperoleh air.

Badan Geologi, Kementerian Energi Dan Sumber Daya Mineral, salah satu tugas fungsinya di bidang air tanah yaitu penyediaan sarana air bersih melalui pengeboran air tanah dalam di daerah sulit air, yang mencakup seluruh wilayah Indonesia.

Program penyediaan air bersih melalui pengeboran air tanah dalam ini dirasakan efektif dan berhasil membantu mengatasi persoalan pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat di daerah sulit air, sehingga pemerintah yang didukung oleh Komisi VII DPR RI sebagai mitra kerja, terus berupaya meningkatkan anggaran untuk program ini, agar dapat dibangun lebih banyak sumur bor dalam di seluruh wilayah yang masih kesulitan air bersih.

Untuk di Kota Banjarbaru, telah berhasil dibangun sebanyak 9 unit sumur bor, tersebar di 5 kecamatan, dengan kapasitas produksi air bersih mencapai 567 ribu m3 per tahun dapat memenuhi kebutuhan air bersih untuk sebanyak 26.000 jiwa penduduk. Dan hari ini akan diserahkan 1 unit sumur bor yang terletak di Kelurahan Sungai Besar, Kecamatan Banjarbaru Selatan.

Dengan spesifikasi kapasitas layanan sumur bor mencapai 2.600 jiwa, debit rata-rata: 1,7 liter/detik dan reservoir (bak penampung) dengan kapasitas 5000 L. Sekaligus juga akan dilaksanakan serah terima secara simbolis program pemasangan Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJUTS) di wilayah Kabupaten Tapin.

Direktur Konservasi ESDM Hariyanto menyampaikan bahwa Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJUTS) adalah lampu penerangan jalan yang menggunakan cahaya matahari sebagai sumber energi listriknya, sehingga menjadi solusi untuk digunakan di jalan-jalan pada daerah yang belum terjangkau listrik PLN maupun pada daerah-daerah yang telah terlistriki PLN, namun ingin mengurangi konsumsi listrik daerahnya.

Status pekerjaan Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJUTS) hingga saat ini adalah masih dalam proses pemasangan, yang ditargetkan akan selesai pada tanggal 15 januari 2019. Selain sumur bor dan Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJUTS), Kementerian ESDM juga akan menyerahkan Lampu Tenaga Surya Hemat Energi (LTSHE).

Lampu Tenaga Surya Hemat Energi (LTSHE) adalah program dari kementerian energi dan sumber daya mineral sebagai solusi penerangan dan energi listrik difokuskan bagi perdesaan yang terisolir dan sulit dijangkau jaringan PLN. Program pemasangan Lampu Tenaga Surya Hemat Energi (LTSHE) merupakan perwujudan dari nawa cita program pemerintah saat ini.

Yaitu “Membangun Indonesia Dari Pinggiran Dengan Memperkuat Daerah Dan Desa Dalam Kerangka Kesatuan”. Pemasangan Lampu Tenaga Surya Hemat Energi (LTSHE) di Provinsi Kalimantan Selatan, tersebar di 3 Kabupaten dengan alokasi pemasangan sebanyak 1.029 Unit. (AOL/*)

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved