Opini Publik

Mahasiswa di Era Revolusi Industri TI

TIDAK terasa kita semua sudah memasuki Tahun Baru 2019. Tahun selalu berganti tentunya juga zaman akan berubah seiring berkembangnya teknologi

Mahasiswa di Era Revolusi Industri TI
Yuswohady
Revolusi Industri 4.0 

Oleh: Syaufia, Mahasiswi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan/PKN

TIDAK terasa kita semua sudah memasuki Tahun Baru 2019. Tahun selalu berganti tentunya juga zaman akan berubah seiring berkembangnya teknologi dari peralatan manual sampai otomatis.

Arus globalisasi sudah tidak terbendung masuk ke Indonesia. Disertai dengan perkembangan teknologi yang makin canggih, dunia kini memasuki era revolusi industri 4.0, yakni menekankan pada pola teknologi dan informasi.

Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir menjelaskan, berdasar evaluasi awal tentang kesiapan negara dalam menghadapi revolusi industri 4.0 Indonesia diperkirakan sebagai negara dengan potensi tinggi. Meski masih di bawah Singapura, di tingkat Asia Tenggara posisi Indonesia cukup diperhitungkan.

Kehidupan manusia selalu berhubungan dengan teknologi dan informasi. Tanpa disadari kita sudah menggunakan teknologi tersebut, sebut saja seperti handphone android, komputer dan masih banyak lagi. Hal ini membuat Revolusi industri 4.0 menjadi berita yang baik sekaligus berita yang kurang baik bagi manusia. Hal ini dikarenakan revolusi industri akan lebih memudahkan manusia dalam menjalani hidupnya. Namun, secara tidak langsung tenaga manusia akan digantikan oleh tenaga mesin dan teknologi.

Perubahan zaman ini sangat berdampak di kehidupan kita sehari- hari, apalagi perkembangan teknologi yang makin hari makin canggih. Sebaiknya kita juga bisa menggunakannya agar tidak ketinggalan di zaman era teknologi ini.

Era kemajuan teknologi dan informasi tersebut sangat memberi kemudahan bagi siapa pun termasuk mahasiswa dalam mendapatkan dan mengakses segala bentuk informasi. Maka dengan kemudahan memperoleh informasi tersebut memungkinkan mahasiswa untuk mempersiapkan aksi-aksi dengan lebih terencana dan lebih tertata rapi. Dengan kemudahan akses informasi tersebut itu pula mahasiswa dapat menyaring segala informasi yang ada agar tidak terjebak ke dalam informasi yang palsu atau hoaks.

Di era yang berbasis kemajuan teknologi dan informasi berbasis internet ini membuat lebih mudah dalam menggalang massa. Hal itu dapat dilakukan dengan mempropogandakannya melalui media sosial yang ada seperti: facebook. Twitter, instagram, WhatsApp, dan lain-lain.

Sebagai mahasiswa, hendaklah kita dibekali dengan Formula 4C yang harus dimiliki mahasiswa, yakni critical thinking (berpikir kritis), creativity (kreatif), communication (komunikasi) dan collaboration (kolaborasi).

Bukan itu saja di sisi lain, perguruan tinggi diminta menerapkan pembelajaran online atau e-learning untuk membekali mahasiswanya dalam menghadapi era revolusi industri 4.0 dan juga perguruan tinggi perlu mengembangkan jaringan dalam kompetisi di dunia kerja dan melakukan perbaikan kurikulum yang selaras dengan kebutuhan industri. Pola pembelajaran tidak bisa lagi memakai pola yang lama. Dosen harus mampu mengikuti perkembangan teknologi sehingga mampu menghasilkan lulusan berdaya saing tinggi.

Halaman
12
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved