Kriminalitas Kabupaten Banjar

Polsek Gambut Tangkap Pelaku Penganiayaan Saat Mabuk di Handilgayam

Unit Reskrim Polsek Gambut berhasil meringkus Muhammad Jalaludin (37), tersangka pelaku penganiayaan pada 27 Agustus 2017 lalu.

Polsek Gambut Tangkap Pelaku Penganiayaan Saat Mabuk di Handilgayam
HO/Polsek Gambut
Muhammad Jalaludin (37) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN -- Unit Reskrim Polsek Gambut berhasil meringkus Muhammad Jalaludin (37), tersangka pelaku penganiayaan pada 27 Agustus 2017 lalu. Pria kelahiran 16 Mei 1982 itu akhirnya diringkus Sabtu (5/1) sekitar pukul 12.30 wita di Desa Handilgayam Gambut Kabupaten Banjar.

Kaposek Gambut AKP Purnoto melalui Kanit Resrim Polsek Gambut, Ipda H Ruspandi mengatakan, tersangka ditangkap saat sedang mabuk di Desa Handilgayam Kecamatan Beruntungbaru Kabupaten Banjar. Saat diamankan, pria yang belum beristri itu tidak melakukan perlawanan.

"Kami dapat informasi bahwa tersangka ada di kampung Desa Handilgayam. Selama ini M Jalaludin melarikan diri ke Samarinda Kalimantan Timur, dan begitu dapat informasi bahwa sudah pulang sebulan terakhir ini dan akhirnya saat di Desa Handilgayan itulah kami tangkap," ucap Ruspandi, Sabtu (5/1/2018).

Baca: Daftar Dosa Polwan Brigpol Dewi, dari Selingkuh, Kirim Foto Bugil Hingga Kasih Video Asusila ke Napi

Baca: Berani Blak-blakan Soal Sosok Suami Maia Estianty, Dul Jaelani Katakan Hal Ini Tentang Irwan Mussry

Dia juga mengatakan, korbannya dua orang merupakan kakak beradik yakni Abdul Hadi yang mengalami luka tusuk diperut dan Ramli mengalami luka dada sebelah kiri dan siku. Aksinya itu dilakukan di Jalan Guntungujung RT 1, tepatnya di depan Salon Tina Kecamatan Gambut Kabupaten Banjar pada 27 Agustus 2017 lalu sekitar pukul 17.30 wita.

"M Jalaludin ini sehari-hari petani atau pekebun, alamatnya di Jalan Amparaya Kecamatan Simpur Kabupaten Hulu Sungai Selatan dan juga warga di Jalan Guntungujung RT 1 Kecamatan Gambut Kabupaten Banjar, dia sering berpindah-pindah," imbuhnya.

Tersangka dijerat pasal 351 KUH Pidana. Barangbukti yang diamankan yakni satu lembar kaos lengan panjang warna putih ada bercak darahnya bertuliskan Birin-Rudy, satu lembar lengan pendek merk Bandit Denim warna biru dan hitam yang ada bercak darahnya, sedangkan pisau yang digunakan pelaku sudah dibuangnya.

"Motifnya hanya karena salah paham, tersangka tersinggung dengan korban," tambah H Ruspandi. (Banjarmasinpost.co.id/Hasby)

Penulis: Hasby
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved