Kriminalitas Tanahlaut

Satpol PP Tanahlaut Gerebek Kios Penjual Miras, Ada Pemilik Kios yang Sudah Dua Kali Tertangkap

Ratusan botol minuman keras (miras) didapatkan Satpol PP Tanahlaut saat menyisir kios warung makan dan kios sembako dari Jorong hingga Bajuin,

Satpol PP Tanahlaut Gerebek Kios Penjual Miras, Ada Pemilik Kios yang Sudah Dua Kali Tertangkap
BPost Cetak
Metro Banjar edisi sabtu (5/1/2019)

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Ratusan botol minuman keras (miras) didapatkan Satpol PP Tanahlaut saat menyisir kios warung makan dan kios sembako dari Jorong hingga Bajuin, Tala, sejak sore hingga jelang malam, Kamis (3/1).

"Kami dapat laporan warga bahwa kios-kios itu menjual minuman keras dan meresahkan warga," ujar Sekretaris Satpol PP Tanahlaut, Farid Widiatmoko.

Bahkan di tempat sampah warung sebutnya juga ditemukan botol miras yang sudah kosong setelah diminum di tempat oleh pembeli.

"Dijual di situ, diminum di situ juga," ujarnya.

Saat petugas melakukan penggrebekan ratusan botol miras tak ditemukan di dalam warung, melainkan disimpan di rumah.

Kardus botol miras diletakkan langsung di lantai.

Baca: Ini 8 Fakta Buronan Nomor Satu Tinombala yang Dipimpinan Ali Kalora, Tega Mutilasi Warga, Sadis!

Baca: Andi Arief Dilaporkan ke Polisi Soal Surat Suara Tercoblos, Ahmad Dhani: Pakai Pasal Gregetan!

Baca: Pacar Baru Sule Disebut Bernama Naomi Zaskia, Artis Muda Usia 22 Tahun Blasteran Bali Jerman?

Baca: Mbah Mijan dan Wirang Birawa Beda Penerawangan Soal Syahrini dan Reino Barac, Faktanya?

Diduga, terang Farid, miras-miras itu sisa dari pesta akhir dan awal tahun lalu.

Akibatnya penjual belum sempat menyimpan ke tempat penyimpanan yang dianggap aman.

"Biasanya disimpan di plafon bahkan ada juga yang di bawah lantai," ujarnya.

Dalam penggerebekan di Desa Sungai Baru RT 15 RW 3 Kecamatan Jorong, petugas berhasil mendapati empat kios yang menjual miras tanpa izin.

Kios pertama dimiliki oleh Aan, dengan temuan dua dus bir isi 18 buah, bir bintang botol 6 dus berisi 67 botol, bir bintang kaleng 13 kaleng, dan Guinnes dua kaleng.

Sedang di kios kedua yang dimiliki F ditemukan Guinnes 22 kaleng, bir Bintang tiga kaleng, Mansion House lima botol, wiski delapan botol, New Port delapan botol, Anggur Cap Orangtua enam botol.

Sedang di kios ketiga di kios milik Jonson didapati Wisky tujuh botol, Wisky merah dua botol, Wisky botol besar dua botol, Jack True dua botol, Anggur Merah tiga botol, Anggur Jack Donald enam botol, New Port empat botol, anggur putih satu botol, Topi Miring satu botol, bir Bintang tiga botol, Guinnes satu botol.

Sementara di kios keempat milik Hutabarat ditemukan wisky tiga botol, Vodka satu botol, New Port tiga botol, Topi Miring dua botol, Bir Bintang satu, dan Anggur Merah empat botol.

Selain di Jorong, jajaran Satpol PP juga menyisir daerah di Bajuin di desa Tirta Jaya di kios milik Supeno dan didapati 23 botol Mansion House.

"Supeno ini sudah dua kali tertangkap menjual miras tanpa izin," tambah Kasi penyidikan dan penyelidikan Satpol PP Tanahlaut H Mustafa Kamaluddin.

Kelima pelaku terangnya terbukti melanggar peraturan menjual miras tanpa ijin sesuai perda nomor 7 Tahun 2014 dan melanggar pasal 46 ayat 1a.

"Rencananya Senin nanti akan kami lakukan pemeriksaan dan sidang akan dilakukan Selasa," tambahnya.

Barang bukti sendiri kini disimpan di Kantor Satpol PP Tanahlaut untuk menjadi barbuk dalam persidangan.

Tambah H Mustafa warga tak boleh ragu untuk melaporkan jika ada kegiatan yang mengganggu keamanan dan ketertiban di masyarakat. Dengan adanya laporan dari masyarakat terangnya Satpol PP bisa menindaklanjuti agar tercipta lingkungan masyarakat yang nyaman dan damai.

Editor: Edinayanti
Sumber: Metro Banjar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved