Pilpres 2019

Sindiran Ruhut Sitompul ke Andi Arief Usai Hoaks 7 Kontainer Surat Suara Pilpres 2019 Terungkap

Sindiran Ruhut Sitompul ke Andi Arief Usai Hoaks 7 Kontainer Surat Suara Pilpres 2019 Terungkap

Sindiran Ruhut Sitompul ke Andi Arief Usai Hoaks 7 Kontainer Surat Suara Pilpres 2019 Terungkap
Kompas.com/Kurnia Sari Aziza
Juru bicara pasangan Ahok-Djarot, Ruhut Sitompul, di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (7/11/2016). 

Selain memberikan sindiran pada Andi Arief, Ruhut juga memberikan tanggapannya soal siapa yang terlibat dalam penyebaran hoaks surat suara tercoblos itu.

Menurutnya ada pihak yang sedang merencakan keburukan lantaran merasa kalah saing.

"Itu yang saya bilang dalang ini sudah melihat 'wah ini sudah enggak ada harapan ini kita mau menang ya kita pakai cara-cara ini kita diskreditkan yang namanya KPU Bawaslu Kepolisian begitu juga aparat lainnya yang kaitan dengan pemilu ini'," jelas Ruhut.

"Padahal kan yang namanya KPU yang namanya Bawaslu yang namanya kepolisian kawan kawan wartawan aja membuat suasana cooling down selama ini yang seperti diharapkan Pak Presiden kita riang gembira kan sudah dilakukan ini."

"Eh tiba-tiba ada yang buat gini 'bohong bohong' kan begitu udah itu akhirnya fitnah, itu fitnah kok," tegasnya.

Sebelumnya, Ruhut Sitompul juga  meminta agar penegak hukum segera memanggil Andi Arief berkaitan soal cuitannya.

"Panggil aja lah dia dulu, Bapak-bapak Mabes Polri, Serse (kriminal) segera jemput bola, panggil aja lah dia, biar tahu, jangan lah berbelit-belit, rakyat sudah cerdas," terang Ruhut dikutip dari Kompas TV Kamis (3/1/2019).

Foto desain surat suara Pilpres 2019 yang diresmikan KPU
Foto desain surat suara Pilpres 2019 yang diresmikan KPU (Kompas.com/Fitria Chusna Farisa)

Saat ditanya soal siapa yang mendapatkan keuntungan dari isu surat suara tercoblos, Ruhut menuturkan bahwa adanya kabar surat suara tercoblos  justru menguntungkan pihak Jokowi-Ma'ruf.

"Mereka maksud ini (kabar hoaks surat suara tercoblos) untuk menguntungkan siapa? Untuk menguntungkan mereka kan, tapi ini akhirnya karena rakyat cerdas, akhirnya menguntungkan kami."

"Karena sudah terlalu banyak kok, jangan kan mereka lah tim sukses bicara bohong, ada juga yang suka berbicara bohong kok, Prabowo juga bohong kok, Sandi juga bohong kok, sudahlah kami tinggal tunggu aja," jelas Ruhut.

Halaman
1234
Editor: Rendy Nicko
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved